- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Ormas Laskar Blitar Serukan Rakyat Tetap Mendukung Program MBG dan KDMP
KPPOD Nilai 100 Hari Kerja, Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono Sukses Pimpin Jakarta

Keterangan Gambar : Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Megapolitanpos com, Jakarta- Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) menilai positif 100 hari kinerja Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Kinerja Heru selama 100 hari ini terlihat ada yang menonjol, terutama dalam hal penanganan banjir di ibu kota.
"Menggerakkan kembali normalisasi sungai, peringatan dini terkait cuaca dan potensi banjir merupakan sebuah respons kebijakan yang patut diapresiasi," kata Direktur Eksekutif KPPOD, Herman N. Suparman, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/1/2023).
Baca Lainnya :
- Panti Putra Utama Kembangkan Urban Farming, Bekali Penghuni Keterampilan Hidup Mandiri
- Pramono Anung Pastikan Anggaran Kesehatan Tak Dipangkas, Resmikan Gedung Baru Puskesmas Matraman
- Kebakaran Rumah Tinggal di Jakarta Pusat, Puluhan Unit Damkar Diterjunkan
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Gubernur Pramono Apresiasi Program Pengolahan Sampah Organik di Jakarta Timur
Dia menjelaskan, kinerja Heru yang harus diapresiasi adalah kemampuannya membangun komunikasi dengan pemerintah pusat dalam penanganan banjir dan kemacetan, terutama kementerian terkait seperti PUPR, ATR/BPN, BUMN dan Kementerian Perhubungan.
"Akhir tahun ini baru kita bisa melihat secara utuh kinerja Pak Heru. Bagaimana tata kelola perencanaan, penganggaran, kebijakan dan pelayanan publik di DKI Jakarta," ujar Herman.
Hal senada disampaikan pengamat kebijakan publik dari GMT Institute, Agustinus Tetiro. Menurut dia, Heru telah membuat terobosan untuk menjawab sejumlah masalah penting di ibu kota.
"Sudah sejak awal kepemimpinannya, Heru Budi memetakan tiga prioritas yaitu penanganan banjir, perbaikan layanan transportasi dan antisipasi perlambatan ekonomi tahun ini. Heru Budi sedang berada di jalur yang benar," jelasnya.
Gusti menyatakan bahwa Heru telah tampil sebagai pemimpin yang humanis saat menghadapi sejumlah komponen masyarakat dengan beragam kepentingan di Jakarta. Hal ini terbukti dari kembali bersatunya sejumlah kelompok masyarakat lokal, kerukunan antar-umat beragama yang kian prospektif hingga komitmen elemen masyarakat dan kelompok kategorial yang ingin berlomba-lomba berkontribusi secara positif di ibu kota.
Lebih jauh, dia berharap Heru bisa memimpin Jakarta dengan baik setelah 100 hari kerja, terutama memasuki tahun 2023 dan 2024 yang penuh dengan ketidakpastian ekonomi dan bisnis hingga potensi peningkatan eskalasi politik di Tanah Air menjelang pemilu.
Gusti mengapresiasi sejumlah terobosan Heru seperti membuka kembali pos pengaduan warga, turun langsung ke lokasi alias blusukan, menggalakkan kembali Jumat Menanam, inspeksi mendadak ke kantor pemerintah seperti kelurahan, kecamatan, SKPD dan lainnya.
"Keluwesan Heru Budi dalam membangun komunikasi dengan pusat dan sejumlah pihak menjadi modal kuat bagi Jakarta untuk lebih optimis melihat masa depan dan mempersiapkan diri menjadi kota dunia setelah IKN nanti. Sukses Jakarta untuk Indonesia," tandasnya.
Diketahui, Heru Budi Hartono dilantik pada Senin (17/10/2022) oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, untuk menggantikan Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria yang telah selesai masa tugasnya.(ASl/Red/MP).


.jpg)













