Breaking News
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Korban Curanmor Tangsel Kewalahan Lantaran Nomor Rangka dan Mesin Dihilangkan

MEGAPOLITANPOS.COM, Tangerang Selatan - Polres Tangerang Selatan berhasil mengamankan 19 unit motor hasil curian di wilayah Tangerang Selatan. Pihak polres memberikan ruang bagi masyarakat yang merasa menjadi korban pencurian motor untuk mengambil barang bukti ke Polres Tangsel. "Kami dapat info dari kawan juga, kalau ada yang merasa kehilangan adanya disini nih (Polres Tangsel), bawa kelengkapan kepemilikan, nanti kita koordinasi sama yang piket (petugas)", ucap Sophian, salah satu warga yang menjadi korban pencurian motor. Pemilik motor bisa mengambil kembali motornya selama memiliki bukti atas kepemilikan, dan sesuai dengan barang bukti yang ada. Saat ini, Selasa, (22/3/2022) ada sekitar 7 orang korban yang datang dengan membawa surat-surat kelengkapan kepemilikan dan dokumen lainnya. Namun para korban juga kewalahan akibat pelaku menghaluskan nomor rangka dan mesin hingga tidak nampak, sehingga korban yang datang saat ini belum bisa mendapatkan kembali motornya karena polisi belum menemukan bukti kuat, dan sulit untuk mencocokkan data motor dengan surat-surat yang ada.(Ros Naila/Ananda Fiky/Kinanti Kayla/mg/MP))

















