Kompor Gas diduga Menjadi Penyebab Kebakaran di Lokasi Padat Penduduk

By Johan MP 19 Des 2021, 19:26:11 WIB Headline
Kompor Gas diduga Menjadi Penyebab Kebakaran di Lokasi Padat Penduduk

Jakarta ( MEGAPOLITANPOS.COM)- Sebuah peristiwa kebakaran terjadi Sore ini, Minggu (19/12/2021) diwilayah padat penduduk di lokasi RT16/Rw02, Manggarai Selatan Tebet Jakarta Selatan. Menurut saksi mata, Boby(53) menuturkan api bermula dari lantai atas rumah tersebut milik salah seorang warga. " tidak jauh dari tempat Saya nongkrong,saya lihat api semakin besar, saya curiga itu kebakaran, saya teriaki warga, saya gedor gedor rumah yang saling berdekatan," kata Boby. Api yang semakin besar membuat warga berhamburan dan panik menuju lokasi. Para warga bersama pengurus lingkungan setempat bahu membahu memadamkan api yang ditinggal mudik pemiliknya. " Ada orang koq didalam anaknya yang bernama Novi dan Bowo bersama anaknya, sedangkan ibu Nur bersama suaminya tidak ada di lokasi," ujar Tyo, pengurus RW setempat. Dengan menggunakan peralatan seadanya , Sekitar satu jam titik api yang berada di lantai tiga rumah tersebut berhasil dijinakkan oleh gotong royong warga setempat. Tidak lama berselang sekitar 4 unit Damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta datang ke lokasi. Penyebab kebakaran Sampai berita ini diturunkan dugaan sementara pemicu kebakaran adalah kompor gas. Dan petugas pemadam kebakaran baik dari unsur Damkar, Tim Siaga PLN dibantu masyarakat setempat masih mensterilkan lokasi. (ASl/Red/MP).




  • Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta

    🕔03:06:40, 18 Apr 2026
  • Sorotan Nasional! Ateng Sutisna : DHE SDA Harus Jadi Solusi, Bukan Beban Baru Tata Kelola PSE

    🕔17:45:49, 15 Apr 2026
  • Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi

    🕔20:22:18, 26 Mar 2026
  • Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim

    🕔20:08:59, 10 Mar 2026
  • Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia Mulai 1 Maret 2026

    🕔11:35:56, 03 Mar 2026