- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
Ketua TPP PKK Kabupaten Asahan Ikuti Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak

MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Ribuan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari seluruh Indonesia berkumpul dalam satu momen, Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), selasa (8/7/2025) di Plenary Hall, Samarinda Convention Center.
Kehadiran istri Wakil Presiden Republik Indonesia selaku Pelindung TP PKK Pusat Ny Selvi Ananda Rakabuming, yang juga merupakan Pembina Seruni Kabinet Merah Putih, menjadi magnet perhatian. Didampingi Ketua Umum TP PKK Pusat Ny Tri Suswati Tito Karnavian dan Wakil Menteri Dalam Negeri Dr Ribka Haluk, peringatan akbar ini juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik Zainal Abidin, serta seluruh Ketua TP PKK provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia.
Dalam laporan resminya, Ketua Umum TP PKK Pusat Ny Tri Suswati Tito Karnavian menegaskan bahwa PKK adalah satu-satunya organisasi yang menapaki program kerja hingga unit terkecil, yakni keluarga. Dirinya juga menyampaikan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK yang baru saja digelar. Salah satu fokus utamanya ialah penguatan 10 program hingga peningkatan kapasitas kader, konsolidasi program, serta adaptasi terhadap tantangan zaman. "PKK telah menjadi mitra strategis pemerintah, membantu menjangkau wilayah-wilayah terpencil dan menanggulangi persoalan mendasar seperti stunting dan kemiskinan," jelasnya.
Baca Lainnya :
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
Momen puncak sendiri ditandai dengan penyerahan penghargaan Adhi Bhakti Utama PKK oleh Selvi Ananda kepada para kader terpilih. la menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan peringatan HKG PKK ini.
"Semangat kader sepuh harus kita tiru. Perjuangan ibu-ibu PKK adalah kekuatan yang membentuk Indonesia dari akar," ujarnya.
Dalam suasana santai namun tetap sarat makna, Selvi juga berinteraksi langsung dengan para kader PKK dari seluruh Indonesia. Tak sekadar memberi kuis dan pertanyaan ringan, ia juga memberi beberapa hadiah kejutan menambah keriuhan sekaligus menghidupkan energi kolektif peserta.
Sebagaimana ditekankan dalam pidato-pidato kunci, isu stunting menjadi perhatian utama gerakan PKK tahun ini. Dengan angka prevalensi nasional yang terus menurun. Intervensi yang menyasar remaja dan keluarga muda dipandang sebagai langkah strategis. "PKK memegang peranan penting dalam edukasi melalui Posyandu dan program lainnya," ungkap Selvi.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik Zainal Abidin dalam keterangannya pasca kegiatan menyambut baik pelaksanaan Puncak HKG PKK tahun ini.
“Tujuan utama kegiatan adalah menyatukan gerak langkah PKK di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Asahan, agar nantinya sejalan dengan pembangunan nasional, sekaligus memastikan bahwa program-program PKK benar-benar menyentuh kebutuhan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Dirinya juga menambahkan bahwa PKK tidak hanya menyentuh ranah ekonomi, kesehatan, dan pendidikan, tetapi juga membentuk karakter bangsa dari rumah.
"Perempuan adalah pilar keluarga, karenanya, Kader PKK adalah para pejuang yang tak pernah lelah, bahkan di daerah pelosok sekalipun," tegasnya. (DS)

















