- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- Hingga Juni 2026 Polda Metro Berhasil Ungkap 3.809 Kasus dan Sita 17,45 Ton Narkotika
Kesbangpol Gelar Pendidikan Politik Pemilu 2024 dengan Mahasiswa

MEGAPOLITANPOS.COM Majalengka - Pemilihan Umum tahun 2024 merupakan puncak terpenting dari demokrasi, momentum bagi setiap warga negara untuk menggunakan hak suara tidak hanya pemilihan presiden saja, tetapi termasuk pemilihan legislatif dan kepala daerah.
Sehubungan dengan hal tersebut Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Majalengka menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik guna mendukung sukses pemilu serentak 2024 dengan peningkatan partisipasi pemilih yang dilaksanakan di Auditorium Universitas Majalengka (UNMA). Selasa, (14/11/2023 ).
Kegiatan yang di buka Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M. Pd, dihadiri Sekda Majalengka, Rektor Unma, Ketua Bawaslu Majalengka, Ketua KPUD Majalengka para kepala OPD dan Camat dengan peserta dari mahasiswa.
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol ) Kabupaten Majalengka H. Herry Rahyubi mengatakan bahwa kegiatan ini yang dilaksanakan hari ini adalah untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat khususnya pemilih pemula dalam hal ini mahasiswa/i Unma terkait pelaksanaan pemilu serentak 2024.
Adapun tujuannya adalah untuk tumbuhnya kesadaran dan pemahaman masyarakat akan pentingnya pelaksanaan pemilu serentak dan meningkatkan pengetahuan politik masyarakat , sehingga dapat berpartisipasi dalam kehidupan berdemokrasi.
Untuk peserta diikuti sebanyak 100 orang dari mahasiswa Universitas Majalengka dengan menghadirkan narasumber dari anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majalengka, Akademisi Unma.
Bupati Majalengka Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd, bahwa partisipasi pemilih pemula dalam Pemilu mendatang sangat mempengaruhi kualitas Pemilu tahun 2024. Sebab semakin banyak atau tingginya partisipasi warga menggunakan hak pilihnya maka semakin berkualitas Pemilu yang dilaksanakan lima tahun sekali ini.
"Para pemilih juga harus cerdas dalam menentukan pilihannya karena ini menentukan masa depan bangsa Indonesia. Kalau kita salah pilih, butuh waktu lama menunggu pemilihan berikutnya," terangnya.
Bupati menambahkan, tahun ini sudah mulai memasuki tahun politik. Tepat tanggal 14 Februari 2024 Pemilu akan dilaksanakan. Pemilu merupakan amanah konstitusi yang dituangkan dalam undang-undang dan dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Pemilu nanti akan memilih wakil-wakil rakyat yakni DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, DPD dan pemilihan presiden. Setelah agenda itu, nanti dilanjutkan pemilihan kepala daerah yang terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, wali kota dan wakil wali kota serta bupati dan wakil bupati secara serentak se-Indonesia. Jadwalnya sesuai Undang-undang tanggal 17 November 2024.
" Melalui sosialisasi ini para pemilih pemula bisa memperoleh informasi sebanyak-banyaknya dari paparan yang disampaikan oleh narasumber. Dalam sosialisasi ini dipaparkan hal-hal berkaitan dengan tahapan-tahapan Pemilu dan yang mesti menjadi perhatian adalah aturan atau rambu-rambu mana yang diperkenankan dan yang dilarang dalam Pemilu," tutup bupati. ** (Agit)











.jpg)





