- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Kepala SD Sangkanhurip II Punya Harapan Besar Usai Revitalisasi Rp 1 Miliar

Keterangan Gambar : Kepala SD Negeri Sangkanhurip II, Udi, S.Pd.I.,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kepala SD Negeri Sangkanhurip II, Udi, S.Pd.I., menyimpan harapan besar di balik program revitalisasi sekolah yang mendapat kucuran dana Rp 1,058 miliar dari APBN 2026.
Menurut Udi, revitalisasi bukan hanya soal memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan layak bagi 92 siswa.
Selama proses pembangunan berlangsung, para siswa kelas 1 hingga kelas 6 untuk sementara harus mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah warga dan musala.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
Meski kondisi tersebut tidak ideal, Udi memastikan proses pembelajaran tetap berjalan.
"Untuk sementara kegiatan belajar mengajar kami alihkan ke rumah warga dan musala. Alhamdulillah, kegiatan belajar tetap berjalan dan cukup efektif," ujar Udi. Selasa, (08/09/2026)
Udi berharap seluruh proses revitalisasi dapat berjalan lancar hingga selesai. Ia ingin para siswa nantinya bisa kembali belajar di gedung sekolah dengan kondisi yang jauh lebih baik.
"Harapan kami, setelah revitalisasi selesai, fasilitas sekolah menjadi lebih baik sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman," katanya.
Bagi Udi, kenyamanan ruang belajar memiliki peran penting dalam menunjang proses pendidikan. Karena itu, ia berharap hasil revitalisasi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah, guru, maupun peserta didik.
Berdasarkan papan informasi di lokasi, Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk SD Negeri Sangkanhurip II bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Program dilaksanakan oleh P2SP dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender, dengan nilai bantuan Rp 1.058.044.500.
Kini, 92 siswa masih harus bersabar menempati ruang belajar sementara. Udi berharap penantian tersebut berakhir dengan hadirnya sekolah yang lebih representatif sebuah ruang pendidikan yang membuat siswa semakin nyaman belajar dan guru semakin optimal mengajar. ** (Agit)
















