- 30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Arah Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
- Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Senergi Patroli Malam.
- Polisi Hentikan Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Perjanjian Pengalihan Merek, SIAL Food & Drinks Indonesia Sambut Baik
- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
- Ardianto Minta Bupati Perkuat Peran Kades dalam Pencegahan Narkoba
- Perkuat Sinergi Pertahanan Serumpun, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan PP Tentara Malaysia di Mako Kogabwilhan II
Kepala SD Sangkanhurip II Punya Harapan Besar Usai Revitalisasi Rp 1 Miliar

Keterangan Gambar : Kepala SD Negeri Sangkanhurip II, Udi, S.Pd.I.,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Kepala SD Negeri Sangkanhurip II, Udi, S.Pd.I., menyimpan harapan besar di balik program revitalisasi sekolah yang mendapat kucuran dana Rp 1,058 miliar dari APBN 2026.
Menurut Udi, revitalisasi bukan hanya soal memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman dan layak bagi 92 siswa.
Selama proses pembangunan berlangsung, para siswa kelas 1 hingga kelas 6 untuk sementara harus mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah warga dan musala.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Pasien Puskesmas Bantarujeg Viral, Bupati Majalengka Evaluasi Total
- Kapolres Majalengka Bongkar Dua Kasus Pengeroyokan, Ini Kronologinya
- Hasil Pilkades Kebonjati Dipertanyakan, Warga Soroti Sistem QR Code
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
Meski kondisi tersebut tidak ideal, Udi memastikan proses pembelajaran tetap berjalan.
"Untuk sementara kegiatan belajar mengajar kami alihkan ke rumah warga dan musala. Alhamdulillah, kegiatan belajar tetap berjalan dan cukup efektif," ujar Udi. Selasa, (08/09/2026)
Udi berharap seluruh proses revitalisasi dapat berjalan lancar hingga selesai. Ia ingin para siswa nantinya bisa kembali belajar di gedung sekolah dengan kondisi yang jauh lebih baik.
"Harapan kami, setelah revitalisasi selesai, fasilitas sekolah menjadi lebih baik sehingga anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman," katanya.
Bagi Udi, kenyamanan ruang belajar memiliki peran penting dalam menunjang proses pendidikan. Karena itu, ia berharap hasil revitalisasi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah, guru, maupun peserta didik.
Berdasarkan papan informasi di lokasi, Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk SD Negeri Sangkanhurip II bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Program dilaksanakan oleh P2SP dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender, dengan nilai bantuan Rp 1.058.044.500.
Kini, 92 siswa masih harus bersabar menempati ruang belajar sementara. Udi berharap penantian tersebut berakhir dengan hadirnya sekolah yang lebih representatif sebuah ruang pendidikan yang membuat siswa semakin nyaman belajar dan guru semakin optimal mengajar. ** (Agit)








.jpg)







