- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
- Ardianto Minta Bupati Perkuat Peran Kades dalam Pencegahan Narkoba
- Perkuat Sinergi Pertahanan Serumpun, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan PP Tentara Malaysia di Mako Kogabwilhan II
- Perkokoh Soliditas TNI, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan Kerja Danrem 091/ASN.
- Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Kootban Wilayah VII, Perkuat Sinergitas dan Koordinasi Pertahanan.
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Barito Utara perlu disusun berdasarkan pemetaan wilayah yang jelas agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan hasil nyata.
Hal tersebut menjadi salah satu penekanan anggota DPRD Barito Utara dari Partai Amanat Nasional (PAN), Hasrat, S.Ag., dalam hearing bersama Kesbangpol, DPRD, serta mitra strategis penggiat dan relawan antinarkoba di ruang rapat DPRD Barito Utara, Senin (02/11/2026).
Baca Lainnya :
- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
Hasrat menilai, sebelum melaksanakan sosialisasi maupun kegiatan pencegahan, pemerintah daerah bersama penggiat dan relawan antinarkoba perlu terlebih dahulu mengidentifikasi wilayah yang menjadi sasaran utama.
Menurutnya, pemetaan tersebut penting untuk mengetahui kecamatan maupun desa yang membutuhkan perhatian lebih besar terkait dugaan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
"Sebagai langkah awal, kita harus melakukan pemetaan terlebih dahulu. Daerah mana yang menjadi sasaran, daerah mana yang terlihat marak peredaran narkoba. Itu harus menjadi dasar dalam menyusun program dan rencana anggaran," ujarnya.
Ia menegaskan, penganggaran kegiatan harus didasarkan pada data dan hasil pemantauan di lapangan, sehingga pelaksanaan program memiliki sasaran yang jelas.
Tidak hanya itu, Hasrat juga meminta agar setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki indikator keberhasilan yang dapat diukur, baik dari sisi output maupun outcome.
Menurutnya, output merupakan hasil langsung dari kegiatan yang dilaksanakan, sedangkan outcome berkaitan dengan perubahan atau dampak yang dihasilkan setelah program berjalan.
"Setelah kegiatan dilaksanakan, outcome-nya apa? Misalnya, wilayah yang sebelumnya memiliki persoalan penyalahgunaan narkoba, setelah dilakukan kegiatan, bagaimana perkembangannya. Itu harus menjadi sasaran yang kita ukur," jelasnya.
Hasrat mengingatkan agar program antinarkoba tidak hanya berakhir pada kegiatan sosialisasi kepada pelajar maupun masyarakat, kemudian dilaporkan sebagai kegiatan yang telah terlaksana.
Ia berharap program tersebut memiliki tujuan yang lebih luas dan mampu menghasilkan perubahan nyata di tengah masyarakat.
Karena itu, ia menyatakan dukungannya terhadap pengajuan anggaran untuk kegiatan pencegahan dan pemberantasan narkoba, dengan catatan perencanaan harus disertai data pemetaan, sasaran, serta indikator keberhasilan yang jelas.
"Berapa pun anggaran yang diajukan, pada dasarnya kita sepakat. Tetapi dengan catatan harus jelas output dan outcome yang akan dilaporkan," tegasnya.
Menurutnya, pendekatan berbasis data dan evaluasi akan membantu pemerintah daerah memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan perencanaan yang terukur, Hasrat berharap program pencegahan dan pemberantasan narkoba di Barito Utara dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
(A)









.jpg)





