Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda

By Sigit 30 Okt 2026, 12:37:50 WIB Jawa Barat
Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda

Keterangan Gambar : Pramuka Garuda dalam prosesi khidmat di Lapang Tenis Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Majalengka, Jumat (30/10/2026).


MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka menorehkan sejarah baru. Sebanyak 545 anggota Pramuka dari berbagai golongan resmi dilantik menjadi Pramuka Garuda dalam prosesi khidmat di Lapang Tenis Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Majalengka, Jumat (30/10/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum istimewa karena tercatat sebagai pengukuhan Pramuka Garuda dengan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka.

Dari total 545 anggota yang dilantik, sebanyak 14 merupakan Pramuka Siaga, 485 Pramuka Penggalang, dan 46 Pramuka Penegak. Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, MM, serta disaksikan para orang tua dan wali yang hadir memberikan dukungan kepada putra-putrinya.

Baca Lainnya :

Di balik angka ratusan tersebut, tersimpan proses panjang pembinaan, perjuangan, kedisiplinan, dan dukungan keluarga. Predikat Pramuka Garuda bukan sekadar tanda kecakapan, melainkan pencapaian yang menuntut tanggung jawab untuk terus menjaga sikap dan menjadi teladan.

Dalam sambutannya, Eman Suherman menyampaikan kebanggaan dan apresiasi kepada seluruh anggota yang berhasil mencapai tingkatan tertinggi dalam golongan kepramukaan masing-masing. Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara semangat peserta, dukungan orang tua, pembina, sekolah, dan seluruh pihak yang peduli terhadap pendidikan karakter generasi muda.

"Keberhasilan anak-anak menjadi Pramuka Garuda hari ini bukan semata-mata dorongan pribadi, melainkan wujud kekuatan bersama antara semangat anak dan dukungan serta doa orang tua. Keikutsertaan dalam Pramuka adalah modal awal membangun generasi yang berkualitas, berakhlakul karimah, dan siap menjadi kader penerus bangsa," ujarnya.

Eman juga mengingatkan bahwa keberhasilan menjadi Pramuka Garuda jangan berhenti pada kebanggaan atas sertifikat maupun tanda kecakapan. Nilai-nilai kepramukaan harus benar-benar hidup dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Pesan tersebut diperkuat melalui momen menarik ketika Eman menguji pemahaman salah satu anggota Pramuka Garuda Penggalang, Gilang Mufidah, siswa kelas IX SMPN 1 Sukahaji. Gilang dipanggil ke atas panggung untuk menjelaskan makna semboyan Pramuka Garuda, yakni "Setia, Siap, Sedia".

Dengan penuh percaya diri, Gilang menjelaskan bahwa Setia berarti memegang teguh janji, melaksanakan tugas dan amanah, serta menjunjung tinggi Tri Satya dan Dasa Darma. Siap bermakna selalu siap menghadapi berbagai kondisi dan tantangan dalam menjalankan tugas. Sementara Sedia berarti memiliki kerelaan untuk berkorban demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui kesempatan itu, Eman kembali menegaskan bahwa Tri Satya dan Dasa Darma tidak cukup hanya dihafalkan. Keduanya harus menjadi pedoman dalam bertindak, mengambil keputusan, dan berinteraksi dengan sesama.

Tidak hanya berorientasi pada pembinaan karakter, pelantikan tersebut juga diisi dengan penyerahan bibit tanaman cabai untuk dikembangkan di setiap sekolah. Kegiatan ini menjadi bentuk dorongan agar anggota Pramuka memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun kebiasaan produktif sejak dini.

Penanaman cabai di lingkungan sekolah diharapkan menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa untuk mengenal proses bercocok tanam, merawat tanaman, serta memanfaatkan lahan yang tersedia. Dengan demikian, pendidikan kepramukaan tidak hanya membentuk kedisiplinan dan kemandirian, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Suasana haru dan bangga turut mewarnai prosesi pelantikan. Para orang tua yang hadir menyaksikan langsung pencapaian putra-putrinya mengaku bersyukur atas hasil pembinaan yang telah dilalui.

Salah satu perwakilan orang tua, Dadan, menyampaikan apresiasi kepada Kwarcab Gerakan Pramuka Majalengka, para pembina, serta pihak sekolah yang telah mendampingi anak-anak hingga berhasil meraih predikat Pramuka Garuda.

"Sebagai orang tua, kami tentu sangat bangga dan terharu melihat anak-anak kami dilantik menjadi Pramuka Garuda hari ini. Proses dan perjuangan yang mereka lalui tidak mudah, tetapi hasilnya membentuk karakter anak menjadi lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab," ungkapnya.

Menurut Dadan, pencapaian tersebut bukan sekadar memperoleh tanda kecakapan atau sertifikat. Lebih dari itu, proses panjang yang dilalui anak-anak telah memberikan pengalaman berharga dalam membangun karakter, tanggung jawab, dan kemandirian sebagai bekal menghadapi masa depan.

Eman Suherman kembali menegaskan bahwa Pramuka Garuda merupakan tingkatan tertinggi dalam setiap golongan kepramukaan yang hanya dapat diraih melalui proses pembinaan, penilaian, serta pemenuhan persyaratan yang telah ditetapkan. Karena itu, predikat tersebut harus dijaga dengan perilaku baik, kedisiplinan, integritas, dan keteladanan.

Ia juga menjelaskan bahwa sertifikat dan rekam jejak prestasi kepramukaan dapat menjadi nilai tambah dalam pengembangan prestasi pendidikan, termasuk untuk jalur prestasi sesuai ketentuan seleksi yang berlaku.

Dalam sambutannya, Eman turut membagikan pengalaman masa kecil ketika aktif mengikuti kegiatan Pramuka. Menurutnya, pendidikan karakter yang diperoleh melalui kepramukaan merupakan bekal kehidupan yang manfaatnya tidak selalu langsung dirasakan, tetapi akan semakin terlihat seiring perjalanan seseorang menuju kedewasaan.

Bahkan, ia menilai nilai-nilai kepramukaan dapat memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan kepemimpinan seseorang hingga 10 sampai 20 tahun mendatang.

Pelantikan 545 Pramuka Garuda tersebut diharapkan tidak hanya menjadi catatan sejarah berdasarkan jumlah peserta terbanyak, tetapi juga menjadi titik awal penguatan pendidikan karakter generasi muda di Kabupaten Majalengka.

Sebab, tantangan sesungguhnya bukan hanya melahirkan generasi yang mampu meraih prestasi, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu menjaga amanah, menjunjung nilai moral, disiplin, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Melalui momentum bersejarah ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka berharap semakin banyak generasi muda termotivasi untuk berprestasi dan mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan Majalengka Langkung SAE. ** (Agit)




  • Lima Hari Kades Sangkanhurip Sulit Ditemui, Warga Pertanyakan Pelayanan Desa

    🕔10:59:57, 31 Okt 2026
  • Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda

    🕔12:37:50, 30 Okt 2026
  • HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara

    🕔17:22:47, 30 Okt 2026
  • Ngaku PNS di Medsos, Pria Ini Diduga Bawa Kabur Scoopy Rp 24 Juta

    🕔18:50:24, 29 Okt 2026
  • HUT Pemuda Pancasila ke-67 di Majalengka, Bupati Ajak Pemuda Jadi Penggerak Pembangunan

    🕔12:29:21, 28 Okt 2026