Breaking News
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
KemenKopUKM Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha Mikro di Tanah Papua

Jayapura(MegapolitanPos.com): Kementerian Koperasi dan UKM RI menggandeng Dinas Perindakop UKM dan tenaga kerja Provinsi Papua dan Papua Muda Inspiratif menyelenggarakan pelatihan manajemen keuangan bagi pengusaha mikro di Kota Jayapura. Kadis Perindakop, UKM, dan tenaga kerja Provinsi papua,Omah Laduani menjelaskan para pelaku UKM harus terlihat nyata dilapangan, tidak hanya serta merta mengikuti pelatihan saja dan harus mampu bersaing hingga kancah nasional. "Lebih pentingnya lagi produk-produk mereka ini harus mempunyai wadah untuk dipasarkan, kita selaku pemerintah daerah akan turut serta mendorong untuk produk unggulan khususnya dari Papua," ungkapnya. Ia pun mengapresiasi masyarakat Papua terutama generasi Muda yang berjiwa pengusaha dan bergerak dalam UMKM mencangkup seluruh bidang, kuliner, textile, handcraft, herbal, dan lainnya. Kordinator Papua Muda Inspiratif Elia Muda Rawar menjelaskan Pelatihan ini bertujuan Memberikan peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap usaha Mikro dalam memanajemen Keuangan Usahanya. " Terpilih 30 pelaku Usaha dari kota Jayapura untuk mengikuti pelatihan , tentunya setelah mengikuti seleksi yang dilakukan," jelasnya. Sementara itu Sekretaris Deputi bidang usaha mikro KemenKopUKM Aufrida Herni Novieta menjelaskan melalui pelatihan tersebut para pelaku usaha dapat membangun jejaring dan pengelolaan keuangan usaha yang tepat hingga dapat menjadi tiang yang kokoh dalam bidang kewirausahaan. "Kami optimis, dengan adanya dukungan dari pemerintah para Pelaku UMKM ini bisa maju, kita memberikan kemudahan akses pembiayaan, perluasan pasar dan digitalisasi, kemitraan, serta pendataan," ungkapnya. KemenKopUKM pun mencatat sejak Tahun 2020 hingga 2021 terdata sebanyak 2.082 unit koperasi dan 32.694 yang menjadi basis tumbuhnya wirausaha di Papua. (ASl/Red/MP).

















