Breaking News
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
KemenKopUKM Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha Mikro di Tanah Papua

Jayapura(MegapolitanPos.com): Kementerian Koperasi dan UKM RI menggandeng Dinas Perindakop UKM dan tenaga kerja Provinsi Papua dan Papua Muda Inspiratif menyelenggarakan pelatihan manajemen keuangan bagi pengusaha mikro di Kota Jayapura. Kadis Perindakop, UKM, dan tenaga kerja Provinsi papua,Omah Laduani menjelaskan para pelaku UKM harus terlihat nyata dilapangan, tidak hanya serta merta mengikuti pelatihan saja dan harus mampu bersaing hingga kancah nasional. "Lebih pentingnya lagi produk-produk mereka ini harus mempunyai wadah untuk dipasarkan, kita selaku pemerintah daerah akan turut serta mendorong untuk produk unggulan khususnya dari Papua," ungkapnya. Ia pun mengapresiasi masyarakat Papua terutama generasi Muda yang berjiwa pengusaha dan bergerak dalam UMKM mencangkup seluruh bidang, kuliner, textile, handcraft, herbal, dan lainnya. Kordinator Papua Muda Inspiratif Elia Muda Rawar menjelaskan Pelatihan ini bertujuan Memberikan peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap usaha Mikro dalam memanajemen Keuangan Usahanya. " Terpilih 30 pelaku Usaha dari kota Jayapura untuk mengikuti pelatihan , tentunya setelah mengikuti seleksi yang dilakukan," jelasnya. Sementara itu Sekretaris Deputi bidang usaha mikro KemenKopUKM Aufrida Herni Novieta menjelaskan melalui pelatihan tersebut para pelaku usaha dapat membangun jejaring dan pengelolaan keuangan usaha yang tepat hingga dapat menjadi tiang yang kokoh dalam bidang kewirausahaan. "Kami optimis, dengan adanya dukungan dari pemerintah para Pelaku UMKM ini bisa maju, kita memberikan kemudahan akses pembiayaan, perluasan pasar dan digitalisasi, kemitraan, serta pendataan," ungkapnya. KemenKopUKM pun mencatat sejak Tahun 2020 hingga 2021 terdata sebanyak 2.082 unit koperasi dan 32.694 yang menjadi basis tumbuhnya wirausaha di Papua. (ASl/Red/MP).


.jpg)







.jpg)





