Breaking News
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
KemenKopUKM Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan Usaha Mikro di Tanah Papua

Jayapura(MegapolitanPos.com): Kementerian Koperasi dan UKM RI menggandeng Dinas Perindakop UKM dan tenaga kerja Provinsi Papua dan Papua Muda Inspiratif menyelenggarakan pelatihan manajemen keuangan bagi pengusaha mikro di Kota Jayapura. Kadis Perindakop, UKM, dan tenaga kerja Provinsi papua,Omah Laduani menjelaskan para pelaku UKM harus terlihat nyata dilapangan, tidak hanya serta merta mengikuti pelatihan saja dan harus mampu bersaing hingga kancah nasional. "Lebih pentingnya lagi produk-produk mereka ini harus mempunyai wadah untuk dipasarkan, kita selaku pemerintah daerah akan turut serta mendorong untuk produk unggulan khususnya dari Papua," ungkapnya. Ia pun mengapresiasi masyarakat Papua terutama generasi Muda yang berjiwa pengusaha dan bergerak dalam UMKM mencangkup seluruh bidang, kuliner, textile, handcraft, herbal, dan lainnya. Kordinator Papua Muda Inspiratif Elia Muda Rawar menjelaskan Pelatihan ini bertujuan Memberikan peningkatan pengetahuan, keterampilan, sikap usaha Mikro dalam memanajemen Keuangan Usahanya. " Terpilih 30 pelaku Usaha dari kota Jayapura untuk mengikuti pelatihan , tentunya setelah mengikuti seleksi yang dilakukan," jelasnya. Sementara itu Sekretaris Deputi bidang usaha mikro KemenKopUKM Aufrida Herni Novieta menjelaskan melalui pelatihan tersebut para pelaku usaha dapat membangun jejaring dan pengelolaan keuangan usaha yang tepat hingga dapat menjadi tiang yang kokoh dalam bidang kewirausahaan. "Kami optimis, dengan adanya dukungan dari pemerintah para Pelaku UMKM ini bisa maju, kita memberikan kemudahan akses pembiayaan, perluasan pasar dan digitalisasi, kemitraan, serta pendataan," ungkapnya. KemenKopUKM pun mencatat sejak Tahun 2020 hingga 2021 terdata sebanyak 2.082 unit koperasi dan 32.694 yang menjadi basis tumbuhnya wirausaha di Papua. (ASl/Red/MP).

.jpg)






.jpg)








