- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
- Hadiri Groundbreaking Lanjas, Hj Nety Herawati Harapkan Manfaat Besar bagi Warga
Kapolri Lepas 140 Personel Polri Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 5 Minusca Misi Perdamaian PBB ke Afrika Tengah

Keterangan Gambar : Upacara pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 5 Minusca Misi Perdamaian PBB untuk Afrika Tengah di Lapangan Bhayangkara Jakarta (19/9/2023).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Polri resmi melepas kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 5 Minusca misi perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ke Afrika Tengah. Sebanyak 140 personel Polri terdiri dari 116 polisi laki-laki dan 24 polisi wanita (polwan) dilepas keberangkatannya melalui upacara pelepasan yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa pagi (19/9/2023).
"Kontingen ini beranggotakan personel-personel tangguh yang sudah melalui proses seleksi dan asesmen serta dibekali dengan pelatihan pra penugasan sesuai standar PBB yang diikuti selama 7 bulan,” kata Sigit dalam sambutannya.
Jenderal bintang empat itu juga berpesan, bahwa menjadi pasukan perdamaian merupakan suatu kebanggaan bagi personel Polri. Karena, bukan hanya berkontribusi pada misi perdamaian dunia, tapi juga merupakan etalase yang membawa nama harum Bangsa Indonesia di mata dunia.
Baca Lainnya :
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
"Untuk itu keberhasilan misi menjadi harga mati yang harus diperjuangkan. Melalui misi ini rekan-rekan diharapkan berkontribusi terhadap stabilitas keamanan dan penyelesaian konflik di tempat penugasan, serta meningkatkan internasional trust terhadap Indonesia,” bebernya.
Lanjut Sigit menyampaikan agar anggota Satgas segera beradaptasi dengan cepat dan menghindari pelanggaran demi menjaga nama baik Polri. Selanjutnya, memberikan perlindungan selalu kepada masyarakat setempat.
“Selamat bertugas, saya titipkan nama institusi Polri dan bangsa Indonesia di pundak rekan-rekan semua,” imbuhnya.
Kepala Divisi Hubinter Polri Irjen Krishna Murti menambahkan pasukan FPU 5 merupakan pasukan yang merotasi pasukan sebelumnya yang ada di daerah misi, yaitu FPU 4 Minusca di negara Afrika Tengah.
“Pasukan ini akan bertugas setahun bersama dengan pasukan-pasukan negara lain yang berada di daerah misi,” ujar Krishna.
Selain FPU, kata dia, Polri juga memberikan kontribusi terhadap misi perdamaian yaitu para individual police officer yang bertugas di berbagai daerah konflik di dunia.
"Seperti Kongo, Sudan Selatan, Abyei Sudan, Siprus, Afrika Tengah, Yaman dan Sahara. Untuk Mali, baru saja ditutup karena sudah selesai misinya,” paparnya.

















