- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Bupati Minta Kepala Perangkat Daerah Kawal Pelaksanaan APBD Perubahan 2026 Secara Bertanggung Jawab
- Paripurna APBD Perubahan 2026, Pemkab Barito Utara Tekankan Anggaran Berorientasi Kepentingan Masyarakat
- Nurhadi DPR RI: Keracunan Masal Puluhan Siswa di Blitar BGN, Dinas Kesehatan Investigasi Mendalam .
- Maryono: Jangan Ragu, Asalkan Benar dan Sesuai Aturan!
Kapolda Banten Kunjungi Ponpes Assalam Kemiri Tangerang : Ingatkan Pentingnya Pengawasan Pergaulan Remaja

MEGAPOLITANPOS.COM Kab Tangerang - Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan ke pondok pesantren Assalam Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (05/10/2024).
Kunjungan tersebut yang merupakan agenda Kapolda Banten untuk lebih mendekatkan Instansi Polri di tengah masyarakat.
Merespon arahan Kapolda Banten, Ketua Himpunan Penguasa Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tangerang M. Agus Mulyana mengungkapkan pihaknya telah berkolaborasi dengan ponpes Assalam kemiri kaitan peningkatan kompetensi soft skill di bidang kewirausahaan. Hal tersebut dilakukan guna memberikan wadah kegiatan yang positif sekaligus membangun kemandirian dari para santri.
Baca Lainnya :
- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Wujud Nyata Koramil, Ciptakan Situasi Wilayah Aman dan Kondusif
- Maryono Apresiasi Kontribusi Ormas dalam Menjaga Trantibum.
- 20 Siswa Keracunan MBG SPPG Cik Ditiro Telan Korban Diduga Dari Makanan Rolade Telur.
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional

“Santri-santri kita dilatih untuk punya kemandirian dan berwirausaha. Kami ada bengkel, ada program ikan, BLK, membatik, dan kedepan segera terlaksana pembangunan pabrik roti,” terang Agus, yang juga ketua pengembangan ponpes Assalam Kemiri.
Sementara itu, Irjen Pol Suyudi Ario Seto menjelaskan kalangan remaja adalah kelompok yang masih ingin mencari jati diri. Untuk itu perlu adanya kepedulian dari seluruh pihak dan element masyarakat untuk ikut terlibat mengawasi dan melakukan pembinaan pagi para remaja. Irjen Pol Suyudi juga menegaskan pengawasan harus masif dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif mulai dari tingkat terkecil yakni keluarga.

“Jangan dilepas anak-anak kita. Karena kalau dilepas anak-anak kita yang masih mencari jati diri ini bisa terinfluence dengan lingkungannya. Ini PR kita bersama, mari kita bergandengan tangan awasi anak-anak kita,”ungkap, Irjen Pol Suyudi. ** (Nan)
















