- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
Johan : Pengguna Jalan Kota Tangerang Keluhkan Pengerjaan Proyek PDAM TB

MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG -Johan, salah satu warga yang juga menjabat sebagai Pimred Media Online Megapolitanpos.com ini mengeluhkan kondisi jalan-jalan macet di Kota Tangerang lantaran adanya proyek galian pipa raksasa milik PDAM TB.
"Perkenalkan saya Johan pengguna jalan di Kota Tangerang, pertama saya ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada PDAM TB yang telah berupaya maksimal menyediakan dan mensuplai kebutuhan air bersih kepada warga Kota Tangerang," ujarnya. Rabu (23/10)
Tetapi kata Johan, di lain sisi dalam proyek pembangunan penyediaan air bersih tersebut ada beberapa hal yang perlu di benahi oleh kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.
Baca Lainnya :
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
"Saya lihat di beberapa titik lokasi pengerjaan proyek pihak PDAM TB diduga juga tidak melibatkan atau berkoordinasi dengan Instansi terkait baik Dishub ataupun Polisi, untuk membantu mengurai kemacetan yang terjadi karena pengerjaan proyek penggalian pipa air bersih tersebut," kata Johan.
Kedua, lanjut dia pengerjaan diduga lambat yang sampai saat ini pekerjaannya tak kunjung selesai.
Jalan jalan yang terkena proyek pembangunan, perbaikan nya tidak sesuai dengan kondisi jalan sebelumnya dan terkesan asal asalan dalam mengerjakannya.
"Rambu rambu yang kurang di lokasi proyek pengerjaan PDAM TB, sehingga berpotensi terjadinya kecelakaan. Itu beberapa hal yang perlu di evaluasi oleh PDAM TB," tutupnya.
Sementara, saat wartawan mencoba menghubungi Humas PADAM TB, Ade Maruli Via WhatsApp hingga kini belum memberikan keterangan atau menjawabnya.
Sementara dari laporan warga gerendeng, akibat proyek PDAM TB tersebut, sebuah truk berukuran besar pengangkut granit terperosok di di Jalan Ks Tubun, Grendeng, Karawaci, Kota Tangerang, tadi pagi.
Tak hanya itu, sejak dimulainya Proyek galian pipa PDAM TB di wilayah tersebut banyak dikeluhkan warga lantaran proyek itu telah berdampak pada hancurnya infrastruktur jalan raya dan menjadi penyebab kemacetan dibeberapa ruas jalan seperti di Jalan M. Toha, Ks Tubun, Jalan Otista dan Sangego.( Nan)












.jpg)




