- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 500 Merek dari 16 Negara
- Kementerian UMKM dan PNM Segera Salurkan Pembiayaan Perempuan Prasejahtera Berbunga 8 Persen
- Hearing DPRD Barito Utara Hasilkan Dua Kesimpulan Penting, Percepatan Raperda P4GN dan Dukungan Anggaran
- Naruk Saritani Sepakat, Hasil Hearing P4GN Jadi Langkah Bersama Perangi Narkoba
- Dukung Relawan Antinarkoba, Taufik Minta Kesbangpol Rinci Kebutuhan Anggaran
- Wamendesa Dorong Produk Unggulan Desa Tembus Pasar Internasional.
- Sachrudin-Baznas, Perkuat Peran Masjid Melalui TBMM.
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Bupati Hasbi Sambut Menhan Sjafrie di Lebak, Yonif TP 840 Diminta Dukung Pembangunan Daerah.
Jelang Ramadhan 2026, Pemkab Majalengka Gelar Pasar Murah untuk Tekan Lonjakan Harga

Keterangan Gambar : ilustrasi : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka mengambil langkah cepat menjelang Ramadhan 2026 untuk memastikan harga bahan pokok tidak melonjak. Melalui gerakan pasar murah, Pemkab berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengamankan pasokan pangan.
Di tengah semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, langkah antisipatif itu diwujudkan melalui pasar murah dan gerakan pangan murah, yang langsung menyentuh kebutuhan warga, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menegaskan pemerintah daerah bergerak cepat untuk mencegah potensi lonjakan harga menjelang Ramadhan. Ia menyebut intervensi pasar menjadi strategi penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
Baca Lainnya :
- 30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Arah Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
- Pasien Puskesmas Bantarujeg Viral, Bupati Majalengka Evaluasi Total
- Kapolres Majalengka Bongkar Dua Kasus Pengeroyokan, Ini Kronologinya
- Hasil Pilkades Kebonjati Dipertanyakan, Warga Soroti Sistem QR Code
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
"Tujuannya untuk mengantisipasi menjelang bulan puasa jangan sampai terjadi lonjakan harga. Pemerintah wajib hadir mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil," ujar Eman, dihadapan awak media. Minggu, (8/2/2026).
Selain menggelar pasar murah, Pemkab Majalengka juga secara rutin melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional guna mendeteksi gejala inflasi sejak dini.
Jika ditemukan kenaikan harga yang signifikan pada komoditas tertentu, pemerintah akan segera melakukan langkah intervensi melalui koordinasi dengan produsen, distributor, hingga penguatan pasokan dari luar daerah.
Menurut Eman, skema pengamanan pangan telah disiapkan jauh sebelum Ramadhan. Program pasar murah keliling akan kembali digencarkan agar seluruh lapisan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Harga saat ini masih aman. Namun pengawasan tetap berjalan. Jika ada potensi inflasi, kita langsung intervensi supaya tidak terjadi gejolak di Majalengka," tegasnya.
Upaya ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Majalengka menempatkan stabilitas pangan sebagai prioritas utama menjelang Ramadhan.
Dengan pengawasan berlapis dan intervensi terukur, pemerintah optimistis masyarakat dapat menyambut bulan puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok. ** (Agit)
















