- HPN 2026 Jadi Titik Kebersamaan, Puluhan Jurnalis Majalengka Turun ke Kolam Pancing
- Jelang Ramadhan 2026, Pemkab Majalengka Gelar Pasar Murah untuk Tekan Lonjakan Harga
- Breaking News: Lele Jadi Dessert dan Minuman, PKK Majalengka Unjuk Inovasi Pangan Kreatif
- Apa Pesan Bupati Shalahuddin Saat Lantik Pengurus TP-PKK, GOW, PP PAUD dan Dekranasda Barito Utara
- Ramadhan Serenity 2026: Pakons Prime Hotel & Speakout Bagikan Paket Umroh!
- TNI-Polri-Pemprov Bersama Warga Jakarta Kerja Bakti Bersih-bersih dan Tanam Pohon di Waduk Cincin Papanggo
- Klarifikasi Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang atas Video Viral dan Tuduhan Penolakan Pasien BPJS Kesehatan
- Ketahui Ada PELATARAN, Masyarakat Cari Informasi Layanan Pertanahan di Hari Libur
- Dikukuhkan Jadi Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Menteri Nusron Tekankan Gotong Royong dan Perlindungan Rakyat
- Suhendra Fokus Perjuangkan Infrastruktur Montallat dalam Musrenbang RKPD 2027
Jelang Ramadhan 2026, Pemkab Majalengka Gelar Pasar Murah untuk Tekan Lonjakan Harga

Keterangan Gambar : ilustrasi : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka mengambil langkah cepat menjelang Ramadhan 2026 untuk memastikan harga bahan pokok tidak melonjak. Melalui gerakan pasar murah, Pemkab berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengamankan pasokan pangan.
Di tengah semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, langkah antisipatif itu diwujudkan melalui pasar murah dan gerakan pangan murah, yang langsung menyentuh kebutuhan warga, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menegaskan pemerintah daerah bergerak cepat untuk mencegah potensi lonjakan harga menjelang Ramadhan. Ia menyebut intervensi pasar menjadi strategi penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
Baca Lainnya :
- HPN 2026 Jadi Titik Kebersamaan, Puluhan Jurnalis Majalengka Turun ke Kolam Pancing
- Jelang Ramadhan 2026, Pemkab Majalengka Gelar Pasar Murah untuk Tekan Lonjakan Harga
- Breaking News: Lele Jadi Dessert dan Minuman, PKK Majalengka Unjuk Inovasi Pangan Kreatif
- Mahasiswa Majalengka Dorong Kolaborasi Mitigasi Bencana Bersama DPRD dan BPBD
- Leuwimunding Majalengka Terobosan Transparansi Bansos Lewat Program Stiker Penerima Manfaat
"Tujuannya untuk mengantisipasi menjelang bulan puasa jangan sampai terjadi lonjakan harga. Pemerintah wajib hadir mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil," ujar Eman, dihadapan awak media. Minggu, (8/2/2026).
Selain menggelar pasar murah, Pemkab Majalengka juga secara rutin melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional guna mendeteksi gejala inflasi sejak dini.
Jika ditemukan kenaikan harga yang signifikan pada komoditas tertentu, pemerintah akan segera melakukan langkah intervensi melalui koordinasi dengan produsen, distributor, hingga penguatan pasokan dari luar daerah.
Menurut Eman, skema pengamanan pangan telah disiapkan jauh sebelum Ramadhan. Program pasar murah keliling akan kembali digencarkan agar seluruh lapisan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Harga saat ini masih aman. Namun pengawasan tetap berjalan. Jika ada potensi inflasi, kita langsung intervensi supaya tidak terjadi gejolak di Majalengka," tegasnya.
Upaya ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Majalengka menempatkan stabilitas pangan sebagai prioritas utama menjelang Ramadhan.
Dengan pengawasan berlapis dan intervensi terukur, pemerintah optimistis masyarakat dapat menyambut bulan puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok. ** (Agit)















