- Dorong Peran BUMD DKI sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Gelar BUMD Leaders Forum
- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
- Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
- Koramil 01/Tgr Bersama Warga, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Wilayah
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
- Kantah Kab Tangerang Komitmen Perkuat Pembinaan, Pengawasan Terhadap PPAT
- Waket I DPRD Barito Utara Hadiri Ramah Tamah Pemkab Bersama Kasrem 102 Panju Panjung
- Buka Grand Final Papipar 2026, Sekda Muhlis Mengajak Untuk Menjaga, Melestarikan, dan Mempromosikan Potensi Wisata Lokal
Jelang Ramadhan 2026, Pemkab Majalengka Gelar Pasar Murah untuk Tekan Lonjakan Harga

Keterangan Gambar : ilustrasi : Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka mengambil langkah cepat menjelang Ramadhan 2026 untuk memastikan harga bahan pokok tidak melonjak. Melalui gerakan pasar murah, Pemkab berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengamankan pasokan pangan.
Di tengah semarak peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, langkah antisipatif itu diwujudkan melalui pasar murah dan gerakan pangan murah, yang langsung menyentuh kebutuhan warga, terutama kelompok berpenghasilan rendah.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menegaskan pemerintah daerah bergerak cepat untuk mencegah potensi lonjakan harga menjelang Ramadhan. Ia menyebut intervensi pasar menjadi strategi penting dalam menjaga daya beli masyarakat.
Baca Lainnya :
- Headline Nasional : Baznas dan Dinas Sosial Majalengka Salurkan 50 Paket Sembako, Warga Rajawangi Bangkit Usai Puting Beliung
- Bupati Majalengka Tertibkan Kabel Udara, Kolaborasi Pemda - Operator Demi Kota Lebih Aman dan Estetis
- OJK dan Pemkab Majalengka Kuatkan Ekosistem Keuangan Inklusif di Situ Cipanten Gunungkuning
- Langkah Strategis Eman Suherman di Musrenbang Jabar 2026: Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Kunci Masa Depan Daerah
- Dari Majalengka ke Dunia : BAZNAS Buka Jalan Kolaborasi Internasional, Nasib Pendidikan Anak Dipertaruhkan
"Tujuannya untuk mengantisipasi menjelang bulan puasa jangan sampai terjadi lonjakan harga. Pemerintah wajib hadir mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tetap stabil," ujar Eman, dihadapan awak media. Minggu, (8/2/2026).
Selain menggelar pasar murah, Pemkab Majalengka juga secara rutin melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional guna mendeteksi gejala inflasi sejak dini.
Jika ditemukan kenaikan harga yang signifikan pada komoditas tertentu, pemerintah akan segera melakukan langkah intervensi melalui koordinasi dengan produsen, distributor, hingga penguatan pasokan dari luar daerah.
Menurut Eman, skema pengamanan pangan telah disiapkan jauh sebelum Ramadhan. Program pasar murah keliling akan kembali digencarkan agar seluruh lapisan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Harga saat ini masih aman. Namun pengawasan tetap berjalan. Jika ada potensi inflasi, kita langsung intervensi supaya tidak terjadi gejolak di Majalengka," tegasnya.
Upaya ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Majalengka menempatkan stabilitas pangan sebagai prioritas utama menjelang Ramadhan.
Dengan pengawasan berlapis dan intervensi terukur, pemerintah optimistis masyarakat dapat menyambut bulan puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran akan lonjakan harga bahan pokok. ** (Agit)

















