- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
Jelang Coklit Data Pemilih, KPU DKI Jakarta Bimtek PPK dan PPS se-Provinsi DKI Jakarta

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- KPU DKI Jakarta menggelar kegiatan Training of Trainers bagi PPK/PPS dalam rangka persiapan pencocokkan dan penelitian daftar pemilih. Dalam TOT ini para peserta diajarkan sekaligus mempraktekkan tentang penggunaan aplikasi Sidalih dan e-Coklit agar memahami cara menggunakannya guna meminimalisir kekeliruan data dalam pemutakhiran data pemilih. Diharapkan dengan adanya ToT ini, PPK dan PPS dapat melalukan bimtek kepada Pantarlih dengan baik.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata menyampaikan bahwa data pemilih merupakan salah satu indikator kesuksesan Pilkada, sehingga diharapkan PPK/PPS dapat menyampaikan bimtek kepada pantarlih dengan sebaik mungkin, agar pelaksanaan coklit dapat berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi DKI Jakarta Fahmi Zikrillah menjelaskan bahwa kualitas data pemilih sangat ditentukan dari proses coklit yang dilakukan pantarlih mulai tanggal 24 Juni hingga 24 Juli mendatang. "Coklit merupakan pintu pertama untuk menyisir data pemilih, dan memastikan semua warga DKI Jakarta yang sudah memenuhi syarat dapat didata dalam daftar pemilih", ungkap Fahmi.
Baca Lainnya :
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Cegah Pelanggaran Politik Uang Dalam PSU Pilkada 6 Agustus 2025 Mendatang, KPU Bersama Semua Pihak Sepakat Deklarasikan Komitmen Bersama
- Ada Apa Dengan MK, PHPU PILKADA BARUT, PUTUSAN MK TELAH MENZHOLIMI PASLON 01
- MK Gelar Sidang Pendahuluan PHPU KADA Calon Bupati Dan Wakil Bupati Barito Utara
- PN Muara Teweh Jatuhi Vonis 36 Bulan Kepada Tiga Terdakwa OTT Jelang PSU Barito Utara, Dua Terdakwa Lainnya DPO
Oleh karena itu, Fahmi berharap dalam melakukan coklit data pemilih nanti, pantarlih dapat bekerja dengan sungguh-sungguh agar dapat menghasilkan data pemilih yang akurat, komprehensif dan mutakhir.
Kesempatan yang sama, Ketua Divisi Hukum KPU Provinsi DKI Jakarta Irwan Supriadi Rambe berharap materi kegiatan ini dapat diterima dengan baik sehingga PPK/PPS juga dapat disampaikan dengan maksimal oleh pantarlih.
Sementara, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi DKI Jakarta Nelvia Gustina mengatakan bahwa salah satu dampak dari pemutakhiran data pemilih adalah menjadi dasar dalam menetapkan kebutuhan logistik nanti.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Sosialisasi Masyarakat KPU Provinsi DKI Jakarta Astri Megatari mengingatkan bahwa selain melakukan coklit pantarlih juga merupakan agen-agen sosialiasi pilkada DKI Jakarta. Sehingga diharapkan pantarlih dapat menyampaikan informasi bahwa pilkada akan digelar pada tanggal 27 November 2024.
Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Khadir menegaskan bahwa saat ini KPU Provinsi DKI Jakarta telah mendistribusikan logistik atribut pantarlih ke seluruh satker KPU Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta, oleh karena itu seluruh petugas pantarlih wajib menggunakan atribut pantarlih secara lengkap pada saat melakukan coklit dilapangan.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)





.jpg)






