- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
Ikut Program Inkubator LPDB-KUMKM, Bepahkupi Jajaki Pasar Kopi Global

Megapolitanpos.com, Jakarta- Salah satu peserta atau tenant Program Inkubator Wirausaha dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) yakni Bepahkupi yang bergerak dalam bidang pertanian kopi tengah merambah pasar kopi global.
Terbaru, Bepahkupi tengah menjajaki pangsa pasar kopi vietnam melalui ajang International Café Show Vietnam 2023 di Pusat Pameran dan Konvensi Saigon di Kota Ho Chi Minh.
Pameran ini menampilkan lebih dari ratusan peserta dari 15 negara, menampilkan produk dan layanan untuk industri kopi serta makanan dan minuman. Serta ajang networking dengan calon mitra bisnis dari seluruh dunia.
Baca Lainnya :
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Bukan Sekadar Seremoni, PTPN I Hadirkan Dampak Ekonomi bagi Ratusan UMKM
Bepahkupi perwakilan petani Indonesia hadir untuk menawarkan dan memperkenalkan aneka ragam kopi Indonesia di Vietnam, Bepahkupi dipercaya Oleh Kementrian Perdagangan untuk menjadi Wakil Indonesia Di Café Show Vietnam 2023 dengan tujuan dapat mengakusisi pasar kopi vietnam serta mendapatkan lebih banyak koneksi dan jaringan pendistribusian kopi Indonesia.
Chief Executive Office (CEO) Bepahkupi Maulana Wiga mengatakan, Café Show Vietnam ini mempertemukan Bepahkupi dengan para pembeli kopi dari berbagai negara yang sedang mencari pasoka.
"Kami membangun koneksi dengan pembeli dari beberapa negara Eropa, Timur Tengah, Amerika Serikat dan yang paling banyak dari Asia Timur, seperti Jepang dan Korea Selatan," ungkapnya.
Menurut Wiga, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan dari Asia terkait penyedia kebutuhan industri kopi dan Akademi Kopi untuk dapat belajar dan memajukan industri kopi dalam negeri serta dengan kolaborasi ini diharap dapat mendistribusikan kopi indonesia lebih banyak lagi.
"Kami juga sebelumnya mengikuti Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM melalui Cubic Startup Incubator dari Provinsi Jawa Barat untuk mengembangkan bisnis kopi dan juga memperluas networking," ujar Wiga.
Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menambahkan, Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM dilaksanakan dalam rangka mendukung para startup dan juga koperasi untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan dan difasilitasi untuk mendapatkan pembiayaan, investor, serta jaringan bisnis.
"Pada 2023 ini kami bekerja sama dengan 10 lembaga inkubator dari berbagai daerah dan universitas untuk melakukan inkubasi kepada koperasi dan juga startup agar bisa naik kelas," kata Supomo.
Capaian Kinerja Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM
Supomo menambahkan, kinerja Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM dari tahun 2020 hingga 2022 telah menghasilkan total pendanaan Rp23 miliar kepada 74 tenant inkubasi.
"Dari total Rp23 miliar terdiri dari Rp6,1 miliar merupakan nilai investasi dari investor kepada 9 tenant, Rp7,7 miliar yang merupakan total pinjaman kepada 6 tenant, dan Rp9,2 miliar yang merupakan kerja sama bisnis kepada 59 tenant," papar Supomo.
Supomo berharap, kedepan program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM bisa semakin memberikan dukungan terhadap pelaku koperasi dan juga startup dalam mengembangkan bisnis dan juga memberikan peningkatan akses pasar seperti apa yang dilakukan oleh Bepahkupi dalam menjajaki pasar kopi global.
"Harapannya kehadiran Program inkubator ini bisa menjadi wadah dan juga fasilitasi kepada koperasi dan UMKM atau startup dalam mengembangkan usaha, dan juga bisa mendapatkan investor baik domestik maupun global, dan juga bisa mendampingi dengan baik," pungkasnya.(ASl/Red/MP).




.jpg)
.jpg)











