- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Idul Adha, Pemersatu Awak Media Dengan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar

Keterangan Gambar : Idul Adha, Pemersatu Awak Media Dengan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Moment Idhul Adha 1444 h tahun 2023 dijadikan wahana mempererat tali silaturahmi, menjalin persahabatan, seperti yang dilakukan oleh insan pers Blitar Raya dengan insan pers dengan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Tomi Gandhi Sasongko yang secara khusus menghadiri acara santab boga Idhul Adha pada Kamis (29/06/23) bertempat di kediaman Noviansah di Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.
Acara yang berlangsung sederhana dan khidmat ini, dihadiri puluhan wartawan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan ramah tamah awak media se-Blitar Raya. Berlokasi di rumah salah satu wartawan, sebagai wujud membangun sinergitas dalam kebhinekaan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI Pancasila dan UUD 45.
Tomi yang juga selaku insan pengusahan muda yang aktif saat terlibat dalam diskusi santai, membahas berbagai isu strategis dan politik pemerintahan. Mulai dari peta perpolitikan Blitar, hingga persoalan-persoalan yang ada di tengah masyarakat.
Baca Lainnya :
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
"Senang sekali rasanya bisa ikut makan bareng kawan-kawan media. Selain menjalin silahturahmi, juga menambah wawasan, lewat diskusi-diskusi santai, tapi berbobot . Karena teman-teman media ini kan yang terjun ke lapangan, jadi tau persoalan apa yang ada di masyarakat," ujar Tomi saat diwawancara disela-sela acara.
Politisi yang terkenal akrab dengan wartawan ini mengatakan, dirinya memang dari dulu senang bertukar pikiran dengan Wartawan. Mulai dari sebatas ngopi bareng, makan bersama, hingga agenda-agenda lainnya. Seperti dalam acara ini, Tomi mengaku hanya ingin sekadar makan bersama sambil ngobrol santai.
"Kita sering bersama rekan-rekan wartawan, baik ngopi dan makan bersama. Hanya saja kebetulan hari ini tepat Hari Raya Idhul Adha. Karena, rekan wartawan juga sebagai agen of change (agen perubahan) untuk kebaikan bangsa dalam tataran sosial," imbuhnya.
Lebih lanjut, pengusaha muda sukses kebanggaan Blitar ini menyebut, wartawan juga sebagai pilar demokrasi yang memberikan warna dalam perbaikan kebijakan publik yang sarat akan kritik konstruktif.
"Bersama itu identik dengan bersatu. Sehingga bila wartawanya bisa bersatu dalam memberikan kririk kepada kebijakan publik, otomatis demokrasi kita sehat. Agar para pemangku kebijakan publik tidak alergi dengan kritik dan masukan melalui media massa," ungkap Tomi.
Sementara itu, Mbah Zaenal, salah satu wartawan senior Blitar, mengungkapkan jika masyarakat Blitar memang mendambakan sosok pemimpin yang bisa dekat dengan masyarakat. Sehingga, pemerintah dapat menggandeng masyarakat dalam membangun Blitar.
"Mas Tomi selain pengusaha kan juga politikus handal, apa salahnya kalau sekarang dikait-kaitkan dengan Pakde Rahmat, untuk membangun Blitar kedepan lebih baik. Pertimbangan saya, dia humble, mudah komunikasi dengan stakeholder. Dan yang tidak kalah penting dia merakyat," ungkapnya.
"Sekarang di mata masyarakat Blitar, pemimpin nantinya dibutuhkan kecerdasan dalam leadership, integritasnya, kapabilitasnya dalam komunikasi massa. Kongkritnya, bisa ke masyarakat bawah dan mengerti apa kesulitan masyarakatnya," pungkas wartawan MegapolitanPos ini. (za/mp)









.jpg)





