- Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Desa Sumur Bandung.
- PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Mira.
- Estafet Kepemimpinan di Tubuh TNI Bergulir Pangkogabwilhan Il Hadiri Sertijab Wapang TNI Dan Kasad.
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
- Polres Barito Utara Gelar Subuh Keliling, Serap Aspirasi Jemaah Masjid Darul Aman
Idul Adha, Pemersatu Awak Media Dengan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar

Keterangan Gambar : Idul Adha, Pemersatu Awak Media Dengan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Moment Idhul Adha 1444 h tahun 2023 dijadikan wahana mempererat tali silaturahmi, menjalin persahabatan, seperti yang dilakukan oleh insan pers Blitar Raya dengan insan pers dengan Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Tomi Gandhi Sasongko yang secara khusus menghadiri acara santab boga Idhul Adha pada Kamis (29/06/23) bertempat di kediaman Noviansah di Desa Kendalrejo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar.
Acara yang berlangsung sederhana dan khidmat ini, dihadiri puluhan wartawan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan ramah tamah awak media se-Blitar Raya. Berlokasi di rumah salah satu wartawan, sebagai wujud membangun sinergitas dalam kebhinekaan guna mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI Pancasila dan UUD 45.
Tomi yang juga selaku insan pengusahan muda yang aktif saat terlibat dalam diskusi santai, membahas berbagai isu strategis dan politik pemerintahan. Mulai dari peta perpolitikan Blitar, hingga persoalan-persoalan yang ada di tengah masyarakat.
Baca Lainnya :
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
- Program Asri DPC Gerindra Kabupaten Blitar Gelar Bersih Pantai Tambakrejo.
"Senang sekali rasanya bisa ikut makan bareng kawan-kawan media. Selain menjalin silahturahmi, juga menambah wawasan, lewat diskusi-diskusi santai, tapi berbobot . Karena teman-teman media ini kan yang terjun ke lapangan, jadi tau persoalan apa yang ada di masyarakat," ujar Tomi saat diwawancara disela-sela acara.
Politisi yang terkenal akrab dengan wartawan ini mengatakan, dirinya memang dari dulu senang bertukar pikiran dengan Wartawan. Mulai dari sebatas ngopi bareng, makan bersama, hingga agenda-agenda lainnya. Seperti dalam acara ini, Tomi mengaku hanya ingin sekadar makan bersama sambil ngobrol santai.
"Kita sering bersama rekan-rekan wartawan, baik ngopi dan makan bersama. Hanya saja kebetulan hari ini tepat Hari Raya Idhul Adha. Karena, rekan wartawan juga sebagai agen of change (agen perubahan) untuk kebaikan bangsa dalam tataran sosial," imbuhnya.
Lebih lanjut, pengusaha muda sukses kebanggaan Blitar ini menyebut, wartawan juga sebagai pilar demokrasi yang memberikan warna dalam perbaikan kebijakan publik yang sarat akan kritik konstruktif.
"Bersama itu identik dengan bersatu. Sehingga bila wartawanya bisa bersatu dalam memberikan kririk kepada kebijakan publik, otomatis demokrasi kita sehat. Agar para pemangku kebijakan publik tidak alergi dengan kritik dan masukan melalui media massa," ungkap Tomi.
Sementara itu, Mbah Zaenal, salah satu wartawan senior Blitar, mengungkapkan jika masyarakat Blitar memang mendambakan sosok pemimpin yang bisa dekat dengan masyarakat. Sehingga, pemerintah dapat menggandeng masyarakat dalam membangun Blitar.
"Mas Tomi selain pengusaha kan juga politikus handal, apa salahnya kalau sekarang dikait-kaitkan dengan Pakde Rahmat, untuk membangun Blitar kedepan lebih baik. Pertimbangan saya, dia humble, mudah komunikasi dengan stakeholder. Dan yang tidak kalah penting dia merakyat," ungkapnya.
"Sekarang di mata masyarakat Blitar, pemimpin nantinya dibutuhkan kecerdasan dalam leadership, integritasnya, kapabilitasnya dalam komunikasi massa. Kongkritnya, bisa ke masyarakat bawah dan mengerti apa kesulitan masyarakatnya," pungkas wartawan MegapolitanPos ini. (za/mp)




.jpg)
.jpg)



.jpg)





