Breaking News
- Satpol PP Jaktim Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Sejumlah Ruas Jalan Utama
- 466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
- Chandra Terpilih Secara Aklamasi, Lurah Cipondoh Makmur Segera Membuat SK Ketua RW 11
- SIAL Interfood 2026 Kembali Digelar di JIExpo Kemayoran, Perkuat Posisi Indonesia di Industri Pangan Global
- Komisi III DPRD Bongkar Krisis Sampah Majalengka, DLH Disorot
- Kebun Binatang Bandung Segera Punya Pengelola Baru, Pemkot Targetkan Hasil 29 Mei
- Pemda DKI Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Gedung Pasar Baru
- Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Hadirkan Rasa Aman di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Hutang Luar Negeri akan Berpengaruh Kepada Neraca Pembayaran

MEGAPOLITANPOS.COM, Bekasi - Neraca pembayaran atau Balance of Payment (BOP) adalah catatan sitematis dari semua transaksi ekonomi internasional. Catatan tentang perdagangan, investasi, pinjaman dan sebagainya. Catatan ini terjadi antara penduduk dalam negeri suatu negara dan penduduk luar negeri selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun), yang biasanya dinyatakan dalam dollar AS. Oleh karena itu BOP sangat berguna karena menunjukkan struktur dan komposisi transaksi ekonomi dan posisi keuangan internasional suatu negara. Lembaga-lembaga keuangan internasional, seperti IMF, bank dunia dan negara-negara donor juga menggunakan BOP sebagai salah satu indikator dalam mempertimbangkan pemberian bantuan keuangan keapda suatu negara. Selain itu, menurut Tulus T.H Tambunan BOP juga merupakan salah satu indikator fundamental ekonomi suatu negara di samping variable-variabel ekonomi makro lainnya, seperti laju pertumbuhan PDB, tingkat pendapatan per kapita, tingkat inflasi, tingkat suku bunga dan nilai tukar mata uang domestik. Atas dasar inilah, nilai hutang luar negeri akan berpengaruh pada Sistematika Neraca Pembayaran Luar Negeri. Tentunya akan berdampak signifikan kepada perekonomian dalam negeri itu sendiri. Maka, perlu pertimbangan mendalam terhadap pemerintah sebuah negara untuk menentukan dan mengambil kebijakan hutang luar negeri suatu negara. Penulis: Duwi Lestari Mahasiswa Prodi Manajemen Panca Sakti University

















