- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Harlah Perdana Koperasi Berkah Telur Lakukan Tandatangani PKS dengan Koperasi Sumenep dan Bojonegoro

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Koperasi Berkah Telur Blitar terbukti dan teruji berkontribusi nyata dalam turut serta mendukung program pangan nasional yang bergerak di bidang ternak ayam petelur di Kabupaten Blitar. Kini Koperasi Berkah Telur Blitar sebagai wadah peternak ayam petelur ini telah genap berusia satu tahun.
"Ini menjadi penting kita mengedukasikan kepada masyarakat peternak mandiri agar lebih memahami tatacara berternak yang benar," kata Yesi Yunis Astuti Ketua Koperasi Berkah Telur.
Yesi Yuni Astuti, Koperasi yang baru terbentuk merupakan bagian dari inisiasi plasma yang menampung peternak kecil di Kabupaten Blitar.
Baca Lainnya :
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
"Koperasi Berkah Telur adalah sebuah wadah kumpulan peternak rakyat dan pelaku UMKM pangan yang anggotanya sebagian besar professional muda. Dimana mereka ada yang peternak ayam petelur, peternak kambing/domba, peternak ikan dan UMKM produsen pangan. Awalnya koperasi Berkah ini hanya sudah mencapai 120 peternak yang tersebar di 15 kecamatan, Kabupaten Blitar dan luar Blitar,"ungkap Yesi. Minggu (30/06/24) di Pendopo Kankab Blitar Kanigoro.
Menengok sejarah berdirinya Koperasi Berkah Telur Blitar
Koperasi tersebut bermula dari kumpulan peternak rakyat dan pelaku UMKM pangan yang anggotanya sebagian besar professional muda yang sarjana di bidangnya. Anggota terdiri dari peternak ayam petelur, peternak kambing/domba, peternak ikan dan UMKM produsen pangan.
Yesi menjelaskan gagasan ide membuat wadah legal formal di kawasan Blitar timur sebagai wadah peternak pada Sebtember 2021. Namun baru 8 Juli 2023 berdiri yang hanya 9 orang.
" Baru 15 hari kemudian, tgl 23 Juli 2023 terbit SK kemenkumham untuk kami. Dan 2 Sebtember 2023 koperasi Berkah Telur Blitar di launching oleh bapak direktur SPHP Badan Pangan Nasional, anggota koperasi waktu itu masih 11 orang," ungkapnya.
Sembilan bulan kemudian, anggota koperasi Berkah Telur sudah beranggotakan 120 peternak di Blitar dan sekitarnya, tersebar di 15 kecamatan di kab. Blitar, ada juga yang berasal dari Kab. Malang, Kab. Tulungagung dan kab. Kediri.
Dengan komposisi keanggotaan sekarang 90 adalah peternak ayam petelur, 1096 peternak ruminasia, peternak perikanan dan pelaku UMKM pangan. Dengan 120 anggota, kebutuhan jagung 1.300 ton per bulan, dengan produksi telur kami 36 ton per hari," kata Ketua Koperasi Berkah Telur Yesi.
Dalam koperasi ini, terdapat 6 divisi ekonomi : 1 Divisi telur 4. Divisi perikanan, 2 Divisi pakan/jagung 5. Divisi olahan pangan
3. Divisi ruminanisa 6. Divisi beras.
Kebutuhan jagung 1.300 ton/bulan, produksi telur 36 ton/hari, adalah pasar yang potensial. Untuk mengelola lebih maksimal, pengurus mengajukan konsep close loop ekonomi kerakyatan berbasis koperasi sektor riil kepada Dewan Koperasi Indonesia wilayah Jatim.
"Alhamdulillah konsep yang kami ajukan di respon positif oleh jajaran pimpinan di Dewan Koperasi Indonesia wilayah Jatim" ucapnya.
Lebih lanjut konsep close loop koperasi sektor riil ini, kerangka berfikimya sederhana, yaitu koperasi-koperasi binaan Dewan Koperasi Indonesia yang mempunyai produk jagung, kami kopersi Berkah siap bermitra dan menjadi off taker untuk produknya.
"Dari jagung yang kami serap ini, kami menghasilkan telur, Sebagian telur ini, dipasarkan melalui jaringan retail binaan Dewan Koperasi Indonesia. Kalau ini berjalan dengan harmonis, anggota koperasi dari hulu sampai hilir, insyaa Allah bisa maju bersama sejahtera bersama,"terangnya.
Sekarang Koperasi Berkah bersinergi dengan Dewan Koperasi Indonesia. Juga PKS antara koperasi Berkah dengan koperasi Rimba Tani Bojonegoro dan koperasi Bunga Harapan Sumenep.
Koperasi Berkah Telur juga memperkenalkan produk baru yakni ' BERAS BERKAH" padi nya dari petani langsung, diolah tanpa pemutih, kemasan 5 kg dan sudah keluar ijinnya.
" Empat tahunan terahir terus diguncang persoalan yang hal ini membuat kegalauan di sebagian kami peternak UMKM, walau sekarang harga telur terkendali dan harga jagung terjangkau, tapi sisa-sisa kegalauan ternyata masih banyak muncul keraguan apakah bisnis ini masih punya prospek yang cerah, apa bisnis ini masih menjanjikan, bagaiman tetap survive pasca badai masih bersliweran di pikiran Sebagian kami. Untuk membuka cakrawala perfikir kami dan untuk menambah wawasan dan ilmu kami.
"Harapan kami, setelah acara milad ini berakir, ada semangat baru yang muncul untuk hari-hari ke depan kita semua."pungkas Yesi. (za/mp)









.jpg)





