Harlah Perdana Koperasi Berkah Telur Lakukan Tandatangani PKS dengan Koperasi Sumenep dan Bojonegoro

By Sigit 30 Jun 2024, 16:57:48 WIB Jawa Timur
Harlah Perdana Koperasi Berkah Telur Lakukan Tandatangani PKS dengan Koperasi Sumenep dan Bojonegoro

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar -  Koperasi Berkah Telur Blitar terbukti dan teruji berkontribusi nyata dalam turut serta mendukung program pangan nasional yang bergerak di bidang ternak ayam petelur di Kabupaten Blitar. Kini Koperasi Berkah Telur Blitar sebagai wadah peternak ayam petelur ini telah genap berusia satu tahun.

"Ini menjadi penting kita mengedukasikan kepada masyarakat peternak mandiri agar lebih memahami tatacara berternak yang benar," kata Yesi Yunis Astuti Ketua Koperasi Berkah Telur.

Yesi Yuni Astuti, Koperasi yang baru terbentuk merupakan bagian dari inisiasi plasma yang menampung peternak kecil di Kabupaten Blitar.

Baca Lainnya :

"Koperasi Berkah Telur adalah sebuah wadah kumpulan peternak rakyat dan pelaku UMKM pangan yang anggotanya sebagian besar professional muda. Dimana mereka ada yang peternak ayam petelur, peternak kambing/domba, peternak ikan dan UMKM produsen pangan. Awalnya koperasi Berkah ini hanya sudah mencapai 120 peternak  yang tersebar di 15 kecamatan, Kabupaten Blitar dan luar Blitar,"ungkap Yesi. Minggu (30/06/24) di Pendopo Kankab Blitar Kanigoro.

Menengok sejarah berdirinya Koperasi Berkah Telur Blitar 

Koperasi tersebut bermula dari kumpulan peternak rakyat dan pelaku UMKM pangan yang anggotanya sebagian besar professional muda yang sarjana di bidangnya. Anggota terdiri dari peternak ayam petelur, peternak kambing/domba, peternak ikan dan UMKM produsen pangan.


Yesi menjelaskan gagasan ide membuat  wadah legal formal di kawasan Blitar timur sebagai wadah peternak pada Sebtember 2021. Namun baru 8 Juli 2023 berdiri yang hanya 9 orang. 


" Baru 15 hari kemudian, tgl 23 Juli 2023 terbit SK kemenkumham untuk kami. Dan 2 Sebtember 2023 koperasi Berkah Telur Blitar di launching oleh bapak direktur SPHP Badan Pangan Nasional, anggota koperasi waktu itu masih 11 orang," ungkapnya.

Sembilan bulan kemudian, anggota koperasi Berkah Telur sudah beranggotakan 120 peternak di Blitar dan sekitarnya, tersebar di 15 kecamatan di kab. Blitar, ada juga yang berasal dari Kab. Malang, Kab. Tulungagung dan kab. Kediri.

Dengan komposisi keanggotaan sekarang 90 adalah peternak ayam petelur, 1096 peternak ruminasia, peternak perikanan dan pelaku UMKM pangan. Dengan 120 anggota, kebutuhan jagung 1.300 ton per bulan, dengan produksi telur kami 36 ton per hari," kata Ketua Koperasi Berkah Telur Yesi.

Dalam koperasi ini, terdapat 6 divisi ekonomi : 1 Divisi telur 4. Divisi perikanan, 2 Divisi pakan/jagung 5. Divisi olahan pangan 

3. Divisi ruminanisa 6. Divisi beras.

Kebutuhan jagung 1.300 ton/bulan, produksi telur 36 ton/hari, adalah pasar yang potensial. Untuk mengelola lebih maksimal, pengurus mengajukan konsep close loop ekonomi kerakyatan berbasis koperasi sektor riil kepada Dewan Koperasi Indonesia wilayah Jatim.

"Alhamdulillah konsep yang kami ajukan di respon positif oleh jajaran pimpinan di Dewan Koperasi Indonesia wilayah Jatim" ucapnya.

Lebih lanjut konsep close loop koperasi sektor riil ini, kerangka berfikimya sederhana, yaitu koperasi-koperasi binaan Dewan Koperasi Indonesia yang mempunyai produk jagung, kami kopersi Berkah siap bermitra dan menjadi off taker untuk produknya.

"Dari jagung yang kami serap ini, kami menghasilkan telur, Sebagian telur ini, dipasarkan melalui jaringan retail binaan Dewan Koperasi Indonesia. Kalau ini berjalan dengan harmonis, anggota koperasi dari hulu sampai hilir, insyaa Allah bisa maju bersama sejahtera bersama,"terangnya.

Sekarang Koperasi Berkah bersinergi dengan Dewan Koperasi Indonesia. Juga PKS antara koperasi Berkah dengan koperasi Rimba Tani Bojonegoro dan koperasi Bunga Harapan Sumenep.

Koperasi Berkah Telur juga memperkenalkan produk baru yakni ' BERAS BERKAH" padi nya dari petani langsung, diolah tanpa pemutih, kemasan 5 kg dan  sudah keluar ijinnya.

" Empat tahunan terahir terus diguncang persoalan yang hal ini membuat kegalauan di sebagian kami peternak UMKM, walau sekarang harga telur terkendali dan harga jagung terjangkau, tapi sisa-sisa kegalauan ternyata masih  banyak muncul keraguan apakah bisnis ini masih punya prospek yang cerah, apa bisnis ini masih menjanjikan, bagaiman tetap survive pasca badai masih bersliweran di pikiran Sebagian kami. Untuk membuka cakrawala perfikir kami dan untuk menambah wawasan dan ilmu kami.

"Harapan kami, setelah acara milad ini berakir, ada semangat baru yang muncul untuk hari-hari ke depan kita semua."pungkas Yesi. (za/mp)




  • Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria

    🕔18:31:48, 16 Mar 2026
  • LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar

    🕔17:57:01, 14 Mar 2026
  • Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan

    🕔17:19:58, 13 Mar 2026
  • Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas

    🕔13:09:16, 12 Mar 2026
  • Kapolri Silaturahmi Ramadan 2026 Bareng Buruh KSPSI di Jawa Timur

    🕔08:28:02, 11 Mar 2026