- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Harkopnas 2023, Simak Logo, Sejarah dan Perayaannya

Keterangan Gambar : Lago Harkopnas 2023
Megapolitanpos.com, Jakarta - Hari Koperasi Indonesia (HKI) atau kerap dikenal dengan Hari Koperasi Nasional diperingati (Harkopnas) setiap tanggal 12 Juli. Peringatan ini dibuat sebagai bentuk penghormatan terhadap peran koperasi dalam membangun ekonomi di Indonesia.
Laman Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN), merilis, untuk pertama kalinya Hari Koperasi 12 Juli 2023 menyandang nama sebagai Hari Koperasi Indonesia. Tahun ini, acara puncak Hari Koperasi Indonesia tingkat nasional rencananya diadakan di dua tempat, yaitu di Jayapura dan Jakarta.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang sejarah, logo, dan rangkaian acara peringatan Hari Koperasi Indonesia tahun ini, simak ulasannya berikut ini:
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Warung Tiwul hingga Sate Taichan Ludes, UMKM Rasakan Manfaat Kumpul Bersama Rakyat
- Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
Sejarah Hari Koperasi Indonesia
Mengutip dari laman Dewan Koperasi Indonesia, koperasi pertama di Indonesia didirikan pada akhir tahun 1886, tepatnya pada tanggal 16 Desember. Bermula ketika R. Aria Wiraatmadja Patih Purwokerto mendirikan Hulp en Spaarbank.
Koperasi pertama di Indonesia tersebut didirikan dengan tujuan menolong kaum priyai dari lintah darat. Selain itu, koperasi ini juga bermaksud mendukung kegiatan industri tenun lokal.
Upaya R. Aria Wiraatmadja mendapat dukungan dari pejabat pemerintahan kolonial. Kemudian, koperasi tersebut mulai digiatkan dan ditempatkan sebagai bagian dari pelaksanaan politik etis.
Gerakan koperasi sebagai pergerakan rakyat mulai muncul pada tahun 1908. Inisiatif ini diprakarsai oleh Boedi Oetomo dan ditandai dengan pendirian koperasi rumah tangga.
Pada tahun 1913, Sarekat Dagang Islam memperkuat semangat berkoperasi di antara para pedagang dan pengusaha tekstil pribumi. Lalu, pada tahun 1927, kelompok Studie Club (Persatuan Bangsa Indonesia) menghidupkan kembali gerakan koperasi sebagai sarana untuk pendidikan ekonomi rakyat dan nasionalisme kebangsaan.
Setelah Indonesia merdeka, berbagai gerakan koperasi yang tersebar akhirnya berhasil digabungkan. Meskipun dalam situasi yang menekan, masyarakat koperasi tetap mengadakan Kongres Gerakan Koperasi Pertama di Tasikmalaya pada tanggal 12 Juli 1947.
Acara ini dihadiri oleh 500 delegasi dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Kongres bersejarah ini menetapkan 10 keputusan, yaitu:
1. Membentuk SOKRI (Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia) di Tasikmalaya.
2. Koperasi Indonesia berasaskan gotong-royong.
3. Menetapkan Peraturan Dasar SOKRI.
4. Pengurus SOKRI disusun secara Presidium dengan menetapkan Niti Sumantri ketua yang diserahi kewajiban untuk menyusun Badan Pekerja serta segala sesuatu yang berhubungan dengan keputusan Kongres.
5. Kemakmuran rakyat harus dilaksanakan berdasarkan pasal 33 UUD 1945 dengan koperasi rakyat dan koperasi ekonomi sebagai pelaksana.
6. Mendirikan Bank Sentral Koperasi.
7. Ditetapkan pembentukan Koperasi Rakyat Desa yang menangani usaha kredit, konsumsi dan produksi dengan pernyataan bahwa Koperasi Rakyat Desa harus dijadikan dasar susunan SOKRI.
8. Memperhebat dan memperluas pendidikan koperasi rakyat di kalangan masyarakat.
9. Distribusi barang-barang penting harus diselenggarakan oleh koperasi.
10. Memutuskan tanggal 12 Juli sebagai Hari Koperasi yang setiap tahun harus diperingati.
Selanjutnya pada tahun 1968, SOKRI berganti nama menjadi Dewan Koperasi Indonesia atau disingkat DEKOPIN. Menurut Pasal 57 UU Perkoperasian No. 25 Tahun 1992, DEKOPIN adalah lembaga tunggal gerakan koperasi Indonesia.
Logo Hari Koperasi Indonesia ke 76
Logo resmi Hari Koperasi Indonesia telah dirilis DEKOPIN. Logo Hari Koperasi Indonesia tahun 2023 ini nampak membawa nuansa Jakarta dan Papua. Hal ini dikarenakan acara puncak akan diadakan di Jayapura dan Jakarta.
Tahun ini, Hari Koperasi Indonesia berusia 76 tahun, dapat dilihat dari logo tersebut. Selain itu, terdapat ilustrasi Monumen Nasional (Monas) dan replika burung Cendrawasih yang memperkaya Logo Hari Koperasi Indonesia.
Perayaan Hari Koperasi Indonesia 2023
Dilansir dari laman DEKOPIN, untuk perayaan Hari Koperasi Indonesia 2023 akan dibuat serangkaian. Perayaan yang ke-76 ini dibuat di dua tempat berbeda guna mendorong pemerataan pertumbuhan dan pengembangan koperasi di timur Indonesia.
Acara puncak akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 12 Juli 2023. Lalu, pada 25-30 Juli 2023 akan diadakan acara besar di Papua berupa pagelaran Budaya Nusantara sebagai simbol kesatuan Republik Indonesia.
Reporter Achmad Sholeh sumiukm2@gmail.com




.jpg)
.jpg)











