Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global

By Achmad Sholeh(Alek) 02 Okt 2026, 12:03:21 WIB UMKM
Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global

Keterangan Gambar : BNI Konsisten Lestarikan Budaya dan Berdayakan Perajin


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya dalam melestarikan batik sebagai warisan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Momentum Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober dimanfaatkan BNI untuk menegaskan dukungannya terhadap pelestarian budaya Indonesia, sekaligus memperkuat kapasitas perajin dan pelaku usaha batik di berbagai daerah.

Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan penggunaan batik sebagai busana kerja pegawai BNI sebanyak dua kali dalam sepekan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kedekatan dengan budaya Indonesia di lingkungan kerja.

Baca Lainnya :

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan batik bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya perajin dan pelaku UMKM.

"Bagi BNI, batik bukan hanya warisan budaya, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak perajin dan pelaku UMKM. Karena itu, pelestarian batik perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas usaha, perluasan pasar, dan keberlanjutan para pelakunya," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, pelestarian batik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai program pemberdayaan, mulai dari peningkatan kapasitas usaha hingga membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk lokal.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi BNI dalam kegiatan Puspa Nuswantara 2026 yang digelar di Jakarta pada Juli lalu. Dalam kegiatan itu, BNI menghadirkan UMKM binaan untuk memperkenalkan produk batik dan kriya dari berbagai daerah kepada masyarakat.

Selain membuka peluang pemasaran, BNI juga memberikan dukungan berupa pelatihan dan pendampingan kepada para perajin. Program tersebut mencakup pengembangan produk serta penerapan praktik usaha yang lebih berkelanjutan.

Okki menegaskan, pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha yang berada di dalamnya.

"Pelestarian budaya tidak berhenti pada menjaga warisan yang sudah ada, tetapi juga bagaimana memastikan para pelaku di dalamnya dapat terus berkembang. Karena itu, kami berupaya menghubungkan pelestarian budaya dengan pemberdayaan UMKM, pengembangan produk, dan perluasan pasar," katanya.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus mendukung penguatan sektor produktif, termasuk industri kreatif berbasis budaya yang berkembang di berbagai daerah.

Melalui berbagai program tersebut, BNI berharap para perajin dan pelaku UMKM batik dapat terus berinovasi, meningkatkan daya saing, serta memperluas jangkauan pemasaran hingga ke tingkat nasional dan global.

Sejalan dengan perjalanan delapan dekade dan semangat Swadharma Bhakti Nagara, BNI berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian batik sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha para perajin dan pelaku UMKM Indonesia.(AS/MP).




  • Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global

    🕔12:03:21, 02 Okt 2026
  • Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT

    🕔22:52:34, 30 Sep 2026
  • SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

    🕔20:57:15, 30 Sep 2026
  • Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra

    🕔20:19:44, 30 Sep 2026
  • Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah

    🕔22:26:06, 29 Sep 2026