- BNN RI dan Australian Federal Police Perkuat Kemitraan Brantas Jaringan Narkotika
- 638 Prajurit Satgas BGC TNI Konga 39-H MONUSCO Diberangkatkan Tugas Misi PBB ke Kongo
- Sambut HUT ke 81, KAI Ajak 607 Anak Panti Asuhan Naik Whoosh
- Cegah Kejahatan Malam, TNI Dan Komduk Intensifkan Patroli/Siskamling .
- Bupati Tangerang Sambangi Bayi Berpenyakit Jantung.
- Kementerian UMKM Integrasikan SAPA UMKM dengan InaExport untuk Perkuat Ekspor
- JPO Alun-alun Majalengka Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon Baru Kota
- Iing Misbahuddin di Sadawangi, Kalimat Singkatnya Jadi Perhatian
- SOSIALISASI PERSIAPAN PERINTIS: PERALIHAN HAK TERINTEGRASI 10 HARI DI KABUPATEN TANGERANG.
- Tingkatan Kualiats Pengajar, Kamenag Kab Tangerang Gelar Pembinaan Guru Non PNS.
Hangatnya Reuni Alumni SMA IX Bulungan: 40 Tahun Bersahabat, Tak Lekang oleh Waktu

Keterangan Gambar : alumni kelas 2 IPA 3 SMA IX Bulungan, Jakarta, kembali menggelar reuni penuh kehangatan. Pertemuan kali ini berlangsung pada Selasa (4/11/2025) di Restoran Simpang Raya Grande, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,— Untuk kesekian kalinya, alumni kelas 2 IPA 3 SMA IX Bulungan, Jakarta, kembali menggelar reuni penuh kehangatan. Pertemuan kali ini berlangsung pada Selasa (4/11/2025) di Restoran Simpang Raya Grande, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, dua pekan lalu, reuni juga digelar dengan santap siang bersama di Shabu Hachi, kawasan Bintaro. Kedua acara berlangsung dalam suasana akrab dan penuh tawa nostalgia.
“Reuni itu seperti bunga persahabatan, selalu mewangi meski waktu terus berjalan,” ujar salah satu alumni. “Setiap bertemu, kenangan masa sekolah seolah kembali hidup.”
Baca Lainnya :
- Jakarta-New York Tukar Pengalaman Atasi Masalah Perkotaan, Jakarta Bond Jadi Sorotan
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
- Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal.
- Temuan Botol Miras dan Dugaan Pungli di Kalijodo, Pramono: Sudah Saya Minta Dibersihkan
- Revitalisasi 130 Sekolah di Majalengka Dikebut, Pemkab Jemput Bola ke Pusat

Dalam suasana santai usai makan siang, Ketua Kelas, Lajuanda, kembali menggulirkan rencana yang telah lama dibahas, yakni trip bersama ke Bandung.
“Bagaimana rencana kita ke Bandung? Jadi kan tanggal 11 November nanti, atau mau cari tanggal lain supaya banyak yang ikut?” serunya disambut antusias teman-teman sekelas.
Rencana perjalanan ke Bandung sebenarnya sudah diwacanakan sejak reuni di Shabu Hachi. Meski tidak akan menginap, rute sehari pulang pergi tetap dinilai cukup untuk melepas rindu dan mempererat silaturahmi. Namun, penyesuaian waktu antaranggota menjadi tantangan tersendiri.
Dari sekitar 40 lebih anggota kelas yang akrab disebut Dupati (singkatan dari Dua IPA Tiga), tak semuanya bisa hadir di setiap kegiatan. Beberapa bahkan telah berpulang mendahului.
“Kalau bisa semua ikut ke Bandung, pasti lebih seru,” kata Lajuanda yang juga menjadi tuan rumah di dua pertemuan terakhir.
Akhirnya, setelah melalui berbagai pertimbangan, disepakati bahwa perjalanan ke Bandung akan dilaksanakan pada Senin, 17 November 2025 mendatang.
“Semoga banyak yang bisa ikut, biar makin ramai dan seru,” harap Sabartian, salah satu penggagas kegiatan.
Menariknya, reuni kali ini juga menjadi ajang perayaan ulang tahun Roy Genggam Nusantoro, fotografer profesional dan kakak dari aktor sinetron Gito Gilas Nusantoro, yang baru saja berulang tahun pada Senin (3/11).
Sebagian alumni Dupati masih aktif dalam berbagai bidang profesional. Di antaranya Samuel Watimena, yang baru saja terpilih menjadi anggota DPR, dan Saraswati, yang aktif di tim Monitoring & Evaluasi (Monev) KONI DKI Jakarta serta sering mendampingi atlet-atlet DKI dalam berbagai kejuaraan, termasuk Popnas 2025.
Reuni ini menjadi bukti nyata bahwa persahabatan sejati tak lekang oleh waktu. Di usia yang kini rata-rata menginjak 65 tahun, para alumni tetap kompak menjaga kebersamaan.
“Silaturahmi memperpanjang usia. Sehat terus para sahabat!” demikian pesan yang menutup pertemuan penuh kenangan tersebut.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).






.jpg)








