- Robotika untuk Negeri Hadir di Kepulauan Seribu, PRSI Bekali Siswa dan Guru Teknologi Masa Depan
- UGC Tembus Puluhan Juta Views, SanDisk Sukses Gaet King Aloy Secara Autentik
- Tiga Penghargaan Sekaligus, Disdik Majalengka Jadi Sorotan BBPMP Jabar Award 2025
- BREAKING: Puluhan Rumah Terdampak Tanah Bergerak di Majalengka, Pemerintah Siapkan Relokasi
- Hadiri Pembukaan Manasik, Parmana Tekankan Pentingnya Bimbingan Terintegrasi
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Jelang Ramadhan 1447.H PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Berbagi Sembako
- Aksi Bersih HPSN 2026, DLH dan Komunitas Sisir Eks Bandara Lama Muara Teweh
- Jemaah Barito Utara Tergabung Kloter 7 Gelombang I, Biaya Haji Tahun Ini Turun
- Bupati Barito Utara Buka Manasik Haji Terintegrasi 1447 H, Tekankan Lima Tertib bagi Jemaah
Hangatnya Reuni Alumni SMA IX Bulungan: 40 Tahun Bersahabat, Tak Lekang oleh Waktu

Keterangan Gambar : alumni kelas 2 IPA 3 SMA IX Bulungan, Jakarta, kembali menggelar reuni penuh kehangatan. Pertemuan kali ini berlangsung pada Selasa (4/11/2025) di Restoran Simpang Raya Grande, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,— Untuk kesekian kalinya, alumni kelas 2 IPA 3 SMA IX Bulungan, Jakarta, kembali menggelar reuni penuh kehangatan. Pertemuan kali ini berlangsung pada Selasa (4/11/2025) di Restoran Simpang Raya Grande, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, dua pekan lalu, reuni juga digelar dengan santap siang bersama di Shabu Hachi, kawasan Bintaro. Kedua acara berlangsung dalam suasana akrab dan penuh tawa nostalgia.
“Reuni itu seperti bunga persahabatan, selalu mewangi meski waktu terus berjalan,” ujar salah satu alumni. “Setiap bertemu, kenangan masa sekolah seolah kembali hidup.”
Baca Lainnya :
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Menikmati Buka Puasa di Atas Awan: Festival Ramadhan Hotel Neo Puri Indah Hadirkan City View Jakarta Barat dari Lantai 10
- AI Mengubah Dunia Jurnalisme: Peluang Efisiensi vs Ancaman Keberlanjutan Media di 2026

Dalam suasana santai usai makan siang, Ketua Kelas, Lajuanda, kembali menggulirkan rencana yang telah lama dibahas, yakni trip bersama ke Bandung.
“Bagaimana rencana kita ke Bandung? Jadi kan tanggal 11 November nanti, atau mau cari tanggal lain supaya banyak yang ikut?” serunya disambut antusias teman-teman sekelas.
Rencana perjalanan ke Bandung sebenarnya sudah diwacanakan sejak reuni di Shabu Hachi. Meski tidak akan menginap, rute sehari pulang pergi tetap dinilai cukup untuk melepas rindu dan mempererat silaturahmi. Namun, penyesuaian waktu antaranggota menjadi tantangan tersendiri.
Dari sekitar 40 lebih anggota kelas yang akrab disebut Dupati (singkatan dari Dua IPA Tiga), tak semuanya bisa hadir di setiap kegiatan. Beberapa bahkan telah berpulang mendahului.
“Kalau bisa semua ikut ke Bandung, pasti lebih seru,” kata Lajuanda yang juga menjadi tuan rumah di dua pertemuan terakhir.
Akhirnya, setelah melalui berbagai pertimbangan, disepakati bahwa perjalanan ke Bandung akan dilaksanakan pada Senin, 17 November 2025 mendatang.
“Semoga banyak yang bisa ikut, biar makin ramai dan seru,” harap Sabartian, salah satu penggagas kegiatan.
Menariknya, reuni kali ini juga menjadi ajang perayaan ulang tahun Roy Genggam Nusantoro, fotografer profesional dan kakak dari aktor sinetron Gito Gilas Nusantoro, yang baru saja berulang tahun pada Senin (3/11).
Sebagian alumni Dupati masih aktif dalam berbagai bidang profesional. Di antaranya Samuel Watimena, yang baru saja terpilih menjadi anggota DPR, dan Saraswati, yang aktif di tim Monitoring & Evaluasi (Monev) KONI DKI Jakarta serta sering mendampingi atlet-atlet DKI dalam berbagai kejuaraan, termasuk Popnas 2025.
Reuni ini menjadi bukti nyata bahwa persahabatan sejati tak lekang oleh waktu. Di usia yang kini rata-rata menginjak 65 tahun, para alumni tetap kompak menjaga kebersamaan.
“Silaturahmi memperpanjang usia. Sehat terus para sahabat!” demikian pesan yang menutup pertemuan penuh kenangan tersebut.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















