- Robot Wudhu Otomatis hingga Robot Sumo, Wapres Gibran Tinjau Karya Santri Didampingi PRSI
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK
- PLN UID Jakarta Raya Perkuat Ketahanan Air Tanah Lewat Bantuan 12 Mesin Bor
- Persatuan Perempuan Sidoarjo Berbagi Takjil dan Suarakan Perdamaian Untuk Pimpinan Sidoarjo
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Satgas Saber Polda Metro Tegur dan Minta Pedagang Pasar di Jakarta Barat Menjual Bapokting Sesuai Harga Acuan
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
- PWHI Surati DPKAD Kab.Tangerang Terkait Dugaan Penyalahgunaan Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel. Kutabumi
- Bencana Alam Datang Tanpa Permisi, Sertipikat Elektronik Jadi Pilihan karena Beri Rasa Aman
- Kembangkan Aplikasi Dashboard SDM, Sekjen ATR/BPN: Proses Mutasi dan Promosi Jadi Lebih Efektif dan Efisien
Gulat PON XXI: Rudiansyah Sumbang Emas untuk Jakarta, Hempaskan Juara Bertahan dari Papua

MEGAPOLITANPOS.COM, Medan-- Pegulat Muhamad Rudiansyah menyumbang medalli emas bagi kontingen DKI Jakarta setelah tampil menawan di kelas 97kg gaya bebas putra. Rudiansyah menghempaskan Reyna Fadly Saepummilah dari Papua melalui pertarungan sengit, Senin (16/9) malam di matras gulat GOR Binjai, Sumut.
Dari enam medali emas yang diperebutkan hari ini, tim gulat Jakarta membawa pulang satu medali emas dan satu perunggu. Satu medali perunggu diperoleh Selfi Ajeng Safitri, yang gagal mengatasi perlawanan Rina Safitri (Lampung ) di kelas bebas putri 50kg.
"Alhamdulillah, Rudiansyah tampil seperti yang kita harapkan," ujar manajer tim H.Heru Pujihartono dari GOR Binjai, Senin malam.
Baca Lainnya :
- Diduga Mencabuli Siswa Pimpinan PP PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah dilaporkan ke Polisi
- Perjuangan Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Selamatkan 75 Ribu Arsip Pertanahan Pascabencana
- Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- BKN Pastikan Layanan ASN Tetap Berjalan di Tengah Bencana Sumatra
Heru menyebut jika Rudiansyah turun ke matras nothing to lose. "Dia mencoba tampil tanpa beban mengingat lawannya memang lebih diunggulkan,: kata Sekretaris Dewan Penasihat PWI Jaya ini.

Reyna Fadli adalah peraih emas kelas yang sama di PON XX 2021 di Merauke, di mana di final dia mengalahkan pegulat Sumbar Husnul Amri. Rudiansyah kala itu tersisih di semifinal
"Keberhasilan Rudiansyah tentunya akan memacu semangat rekan-rekannya yang lain. InsyaAllah kita bisa membawa pulang lebih dari satu medali emas," ucap pemilik perusahaan katering Nendia Primarasa itu.
Dari enam pegulat Jakarta yang ditangani pelatih Antoni Timbul Romulo ini, Rudiansyah yang paling senior.
Lima pegulat lainnya adalah Andika Sulaeman (kelas 77 kg Greco), Ahmad Zinadine Zidane (67 kg Greco), Rafli Afandi (57 kg bebas putra), Selfi Ajeng Safitri (50 kg bebas putri), dan Desya Leonora Djamaniua (57 kg bebas putri).
Andika dan Rudiansyah sudah memperkuat tim gulat Jakarta di PON XIX 2016, Bandung. Kala itu tim gulat Jakarta gagal merengkuh medali emas, hanya membawa pulang lima perunggu. Andika tampil lebih 'gila' di PON XX 2021, Papua, dengan merenggut medali emas kelas 77 kg gaya grego.
Andika adalah peraih medali perak SEA Games 2021 Hanoi dan medali emas SEA Games 2023 Kamboja.
"InsyaAllah Andika hari Rabu nanti bisa menambah perolehan medali emas untuk Jakarta," harap Heru Pujihartono.
Heru menyebut jika persaingan perebutan medali emas di Medan tetap menyerupai kontestasi di Papua.
"Para pegulat dari Jatim, Kaltim, Kalsel dan Jabar tetap akan menjadi seteru berat di setiap kelasnya. Kekuatan mereka lebih merata. Tetapi, kita tidak takut. Anak-anak sudah siap juga," ungkap Heru.
"Anak-anak akan berjuang keras untuk memenuhi target yang dibebankan oleh Chef de Mission (CdM) Bapak Fatchul Anas dan pimpinan KONI DKI Jakarta umumnya," tegas Heru Pujihartono.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)













