- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
GM PLN UID Jaya, Lasiran: Pemilik Mobil Listrik Punya Home Charging Sendiri

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Transisi energi di bidang transportasi kian nyata dari tahun ke tahun. Itu terlihat dari semakin besarnya ekosistem kendaraan listrik termasuk infrastruktur pendukungnya. Pada akhir 2023, tercatat 2.247 pemilik mobil listrik di Jakarta Raya telah mempunyai 'home charging' atau pom listrik di rumah yang tersambung dengan aplikasi PLN Mobile.

Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran menjelaskan tahun 2023 pemilik mobil listrik yang mempunyai 'home charging' yang sudah terkoneksi PLN Mobile di Jakarta meningkat signifikan dibanding 2022.
"Kenaikan pemilik home charging di Jakarta dan sudah terhubung ke aplikasi PLN Mobile itu mencapai 405%, peningkatan yang signifikan," kata Lasiran dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/3/2024).
Pemiliik pom listrik yang terkoneksi dengan aplikasi PLN Mobile bisa mendapatkan diskon tarif listrik apabila mengisi daya di malam hari pukul 22.00 sampai pagi pukul 05.00.
Lasiran menambahkan bagi pelanggan yang mempunyai home charging dan ingin melakukan pasang baru maupun tambah daya listrik juga mendapatkan diskon. Tambah daya sampai 11.000 Volt Ampere (VA) hanya membayar Rp 150.000 dari harga normal mencapai Rp 11 juta dan untuk pasang baru sampai 7.700 VA hanya membayar Rp 850.000 dari harga normal mencapai Rp 7,7 juta.
"PLN sangat mendukung transisi energi dengan kendaraan listrik, banyak insentif yang diberikan diantaranya diskon tarif, tambah daya atau pasang bari bagi pemilik kendaraan listrik yang memasang home charging," kata Lasiran.
Baru memasuki 2 bulan di tahun 2024, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mencatat penambahan pemilik home charging sebanyak 727 di Jakarta dan sekitarnya.
"Saya yakin dan optimis bahwa kendaraan listrik adalah sebuah keniscayaan, baik itu milik pribadi maupun kendaraan umum massal," terang Lasiran.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)
.jpg)



.jpg)


.jpg)




