Breaking News
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
FDR Bersama JMSI Gelar Diskusi Kembali Pembentukan Kota Tangerang Tengah

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Dalam kegiatan Forum Diskusi Rakyat ( FDR ) bersama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI ) Provinsi Banten melalui Diskusi Pemekaran Kota Tangerang Tengah yang digagasi Presidium BPP KTT Nurdin H M Satibi bersama rekan rekan Kordinator Kecamatan, Dengan Tema Diskusi " Menimbang Layak Atau Tidaknya Kota Tangerang Tengah" Kami dari FDR dengan JMSI mengajak untuk merujuk study banding ke Kabupaten Tangerang dalam penyampaian pemberkasan dalam penuh tahapan proses dari tingkat bawah ( RT,RW,Desa,Kecamatan,Kabupaten sampai ke profinsi ) agar tidak sia sia dalam pembentukan pemekaran Tangerang Tengah," demikian dikatakan Subandi selaku narasumber Diskusi,Rabu (22/12/21) Rumah Makan Cijauh, Legok Kabupaten Tangerang Banten. Menurut Subandi dengan persiapan Kota Baru Tangerang Tengah mengatakan bahwa dengan perjuangan untuk pemekaran kota baru. " Jangan sampai terbelengkalai seperti banyak penggiat partai politik yang berbondong bondong ikut pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah, tentunya harus bersama sama mendukung mengawal sampai ketingkat pusat," terang Subandi. Sementara Nurdin H M Satibi menyampaikan dalam persiapan Tangerang Tengah menjadi Kota Baru. " Bahwa dengan pembentukan pemekaran Kota Baru Tangerang Tengah, tentunya kita akan terus berjuang bersama kordinator kecamatan yang ada di lima kecamatan, Curug, Kelapa Dua, Pagedangan, Cisauk, Legok, bahkan dari persyaratan pemekeran untuk pendapatan daerahnya minimal 500 milyar," terang Nurdin. Hal ini juga dikatakan H Muhammad Faizal selaku Anggota Dewan Provinsi Banten dengan wilayah pemekaran kota baru. " Dengan melihat kondisi wilayah dari segi pendapatan sebagai kelayakan mencapai 25,7 Milayar dari pajak PBB dari semua lima kecamatan bahkan salah satu dari lima kecamatan yang masuk Tangerang Tengah Kelapa Dua 11 Milyar, Cisauk mencapai 11 Milyar, namun untuk pusat kota pemerintahan Tangerang Tengah secara pribadi Kecamatan Legok, tentunya saya mendukung atas persiapan Kota Baru Tangerang Tengah," ungkap H Faizal yang juga warga Kelapa Dua. Sementara itu Mukhtar Hidayat mengutarakan untuk persiapan kota baru " Kita harus pikirkan terkait sumber daya manusia dengan mempersiapkan generasi muda untuk berperan serta dalam pembangunan kota baru jangan kita sampai jadi penonton di daerah sendiri, karena banyak sekali usaha perjuangan untuk menjadi tuan rumah diKota Tangerang Tengah yang kita bentuk ini, dan terus saja lakukan tim kajian pada semua OPD di Kabupaten Tangerang," tutur Hidayat Turut hadir Nurdin HM Satibi selaku Presidium BPP KTT Nurdin beserta jajarannya, Dr Mukhtar Hidayat dari Tim Kajian BPP KTT berasal dari Cisauk, H Anwar Ardadili Tim Kajian dari Pagedangan, Daud Jarot Ketua BPP KTT Kordinator Kecamatan Legok H Muhammad Faizal SH selaku Anggota DPRD dari Fraksi Golkar, sesepuh masyarakat Kiyai, Pengurus Ketua Forum Diskusi Rakyat (FDR), Pengurus JMSI Provinsi Banten.(Esty)


.jpg)














