- Musrenbang RKPD 2027 Resmi Dibuka, Bupati Barito Utara Tekankan Perencanaan Terarah dan Prioritas Pembangunan
- Ketua DPRD Barito Utara Musrenbang RKPD Jadi Wadah Menyelaraskan Aspirasi Masyarakat
- Taufik Nugraha Dorong Revisi RTRWK dan Peningkatan Layanan Pendidikan - Kesehatan
- Hj. Henny Rosgiaty Usulkan Lokasi Strategis Pembangunan Jembatan Lahei
- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
- Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
Fakultas Hukum Unika Atma Jaya Jakarta Sukses Fasilitasi Mahasiswa Dengan Platform Daring Pendidikan Internasional

MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ) sejak akhir tahun 2023 telah memulai inovasi penggunaan fasilitas Coursera sebagai platform pembelajaran daring terkemuka dan skala internasional. Inisiatif ini merupakan upaya universitas untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang lebih luas serta mendalam bagi mahasiswa.
Salah satu fakultas yang secara intensif dan mendorong mahasiswanya dalam memanfaatkan penggunaan Corusera yaitu Fakultas Hukum (FH) UAJ. Pada periode Februari hingga April 2024, terdapat 177 mahasiswa angkatan 2021 dan 2022 FH UAJ berhasil menyelesaikan 1-5 kursus di Coursera dengan total 380 sertifikat yang telah diperoleh. Tidak hanya itu, semua mahasiswa angkatan 2023 juga telah didaftarkan untuk mengikuti Coursera guna memperluas manfaat pembelajaran daring tersebut bagi mahasiswa UAJ.
Di Fakultas Hukum sendiri, Coursera telah menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikannya sejak tahun 2022. Awalnya platform ini hanya digunakan oleh 32 mahasiswa dan 4 dosen, namun kini Coursera telah diakses oleh ratusan mahasiswa dari berbagai angkatan.
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah Ramadan, 1.200 Paket Disediakan untuk Warga
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
Salah satu mahasiswa, Fanuel Clay Andy Montong dari angkatan 2021 membagikan pengalamannya dengan Coursera. Ia menemukan kemudahan dalam mengaktifkan akun dan mendapatkan dukungan dari Prodi dan LIPP. Meskipun mengalami beberapa kesulitan dalam memahami materi, ia berhasil menyelesaikan tiga kursus dalam waktu satu minggu, berkat kemudahan akses dan bantuan dari rekan-rekannya
“Saya setuju Coursera tetap digunakan agar materi yang kami dapatkan terus di-update dan kami pun bisa menggunakan sertifikat yang diperoleh setelah mengerjakan Coursera untuk menunjukkan kompetensi yang sudah kami dapatkan,” ujar Fanuel dalam testimoninya.
Platform ini tidak hanya memberikan akses ke berbagai kursus terkait keilmuan hukum tetapi juga memungkinkan mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan lain seperti kepemimpinan, pengambilan keputusan efektif, pemecahan masalah, dan banyak lagi.
Sementara itu, Tamia Santia, mahasiswi angkatan 2022, telah menggunakan Coursera sejak tahun sebelumnya. Menurut Tamia, Coursera memberikan manfaat yang besar bagi peluang karir di masa depan, dengan menyediakan sertifikat untuk setiap kursus yang diselesaikan. Namun, Tamia juga menggarisbawahi adanya batasan nilai yang kadang-kadang menguras waktu, meskipun hal ini juga mendorongnya untuk lebih teliti dalam menjawab soal.

“Coursera memberikan banyak manfaat untuk saya dan membuat saya berpikir lebih luas ketika menjawab soal yang diberikan. Saya mendapat waktu yang cukup untuk berpikir lebih panjang dan kritis ketika menjawab soal yang diberikan. Coursera juga memiliki fleksibilitas karena dilakukan secara online sehingga dapat digunakan untuk belajar kapan saja dan dimana saja,” tutur Tamia.
Manfaat Coursera juga dirasakan oleh dosen, yang dapat memperkaya literasi dan keilmuan mereka melalui akses ke kursus-kursus dari berbagai institusi terkemuka di dunia. Dengan demikian, Coursera tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga mendukung pengembangan akademik dan profesional dosen.
UAJ berkomitmen untuk terus memanfaatkan potensi Coursera sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan mahasiswa untuk tantangan masa depan. Dengan dukungan dari Civitas Akademika UAJ, Coursera akan tetap menjadi salah satu pilar dalam pembelajaran di universitas. ** (Nan)














