- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia

Keterangan Gambar : 181 Meter Bendera Merah Putih Dibentangkan di Temajuk, Kalbar.(Foto: M.A).
MEGAPOLITANPOS.COM, Temajuk, Kalimantan Barat — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah sekaligus Tenaga Ahli Kementerian UMKM Ajie Kurniawan melaksanakan Ekspedisi Batas Negeri di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. (29/08/26)
Kegiatan ini diisi dengan berbagai agenda sosial dan kebangsaan, mulai dari cek kesehatan gratis, khitanan massal, pembagian sembako, hingga pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 181 meter.
Pembentangan bendera sepanjang 181 meter tersebut menjadi simbol semangat kemerdekaan sekaligus bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa semangat merah putih harus hadir hingga ke wilayah terdepan Indonesia.
Baca Lainnya :
- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
“Kalau biasanya Temajuk disebut sebagai ekornya Kalimantan, saya justru menyebut Temajuk sebagai muka Indonesia. Karena dari sinilah wajah Indonesia terlihat di hadapan negara tetangga. Ini adalah bagian dari Indonesia yang harus kita jaga, kita rawat, dan kita banggakan,” ujar Ajie dalam keterangan persnya, Minggu (30/8).

Selain kegiatan sosial, Ekspedisi Batas Negeri juga menjadi momentum untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui sosialisasi legalitas UMKM. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya legalitas usaha sebagai salah satu fondasi agar UMKM dapat berkembang, memperoleh akses pembiayaan, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing.
“UMKM di wilayah perbatasan tidak boleh merasa jauh dari perhatian pemerintah. Justru UMKM di daerah seperti Temajuk memiliki potensi besar karena berada di wilayah wisata, strategis dan berbatasan langsung dengan negara lain. Legalitas usaha menjadi langkah awal agar potensi tersebut bisa berkembang lebih besar,” kata Ajie.
Menjaga Laut, Menjaga Masa Depan
Rangkaian Ekspedisi Batas Negeri sebelumnya juga diawali dengan kegiatan simbolis pelepasan anak penyu atau tukik di kawasan Tanjung Api, Desa Temajuk, Kalimantan Barat.
Pelepasan tukik menjadi simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan ekosistem laut. Keberadaan penyu merupakan bagian penting dari ekosistem pesisir dan laut yang harus dijaga bersama.
“Pelepasan tukik ini bukan sekadar kegiatan simbolis. Ini adalah pesan bahwa menjaga Indonesia bukan hanya menjaga batas wilayahnya, tetapi juga menjaga laut, pantai, hutan, dan seluruh ekosistem yang ada di dalamnya. Kalau alam kita jaga, maka generasi berikutnya akan mendapatkan Indonesia yang lebih baik,” ujar Ajie
Melalui Ekspedisi Batas Negeri, semangat kemerdekaan diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga melalui kepedulian sosial, penguatan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan.
Temajuk menjadi gambaran bahwa semangat Indonesia hadir hingga ke wilayah perbatasan. Di tempat yang secara geografis berada di ujung negeri, Merah Putih tetap berkibar dengan penuh kebanggaan.
“Dari Temajuk kita ingin menyampaikan pesan sederhana: Indonesia tidak pernah berada di ujung. Indonesia justru berdiri tegak di garis terdepan", tutupnya.(AS/MP).






.jpg)



.jpg)




