- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
- Pemerintah Umumkan Kebijakan WFA, Menteri Nusron Pastikan Kantah Tetap Buka Layani Masyarakat
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
DPRD Barut Beri Dukungan Atas Surat Edaran Bupati Terkait Lonjakan Harga BBM

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengambil langkah cepat menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan pertamax yang dalam beberapa hari terakhir terjadi di Muara Teweh. Dua surat edaran resmi dikeluarkan Bupati Barito Utara untuk seluruh SPBU, pedagang, dan pengecer BBM agar memastikan distribusi berjalan sesuai aturan dan harga mengikuti ketetapan HET.
Kelangkaan BBM tersebut menyebabkan harga pertalite di tingkat pengecer melambung hingga Rp30 ribu per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yaitu Rp13 ribu untuk pertalite dan Rp15 ribu untuk pertamax.
Langkah tegas bupati ini mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Barito Utara, H Parmana Setiawan. Ia menilai tindakan cepat pemerintah daerah sangat penting untuk mengendalikan situasi dan mencegah masyarakat dirugikan.
Baca Lainnya :
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
“Saya sangat mengapresiasi langkah Bupati Barito Utara yang langsung mengeluarkan dua surat edaran kepada SPBU dan seluruh pengecer. Ini bentuk respon cepat terhadap kondisi di lapangan, karena masyarakat sudah sangat terbebani dengan harga yang tidak wajar,” ujar Parmana.
Ia juga menegaskan agar seluruh pihak terkait mengikuti aturan distribusi BBM dan tidak memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.
“Kami di DPRD mendukung penuh penertiban ini. Jangan ada yang bermain-main dengan kebutuhan dasar masyarakat. Harga sudah jelas, HET sudah ditetapkan, dan harus dipatuhi,” tegasnya.
Dengan diterbitkannya surat edaran tersebut, pemerintah berharap distribusi BBM kembali normal dan harga bisa terkendali sesuai standar. Pemerintah daerah bersama aparat akan melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan kebijakan berjalan efektif.
(A)

















