- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
DKI Sabet 2 Emas, Akhiri Puasa Medali Emas Selama 20 Tahun Di Binaraga

Keterangan Gambar : Final Cabor Binaraga Di For Point Hotel, Medan, Sumut
MEDAN. MEGAPOLITANPOS.COM. DKI Jakarta mengakhiri puasa medali emasnya di cabor binaraga, setelah hari ini (11/9) 2 atlet binaraga DKI berhasil menyabet emas lewat Slamet Junaidi di kelas 60 kg dan Sahri pada kelas 70 kg. Slamet berhasil mengungguli Syamsul Bahri dari Banten dan Agung Wibowo dari Sumatera Utara.
Sementara Sahri unggul atas Panca Tri Anggono dari Jawa Timur dan Dody Armanda Putra dari Sumatera Utara.
Terakhir DKI Jakarta mendapat medali emas dari cabor binaraga tahun 2024 pada penyelenggaraan PON 2004 Palembang, Sumatera Selatan.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Dorong PRSU 2026 Jadi Pengungkit Pasar dan Kontrak Dagang UMKM
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
Pada penyenggaraan PON kali ini, DKI Jakarta menurunkan empat atlet. Selain Slamet dan Sahri, DKI Jakarta menerjunkan Rudi Rahmat Romadan di kelas 75 kg dan Didie Hermawan di kelas 80 kg, namun keduanya gagal menyumbang medali.

















