- Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia Berbuah Manis, Dua Tunggal Putra Muda Melaju ke Semifinal Australian Open
- DPRD Harapkan Pelibatan Warga dan Penegakan RT-RW dalam Penataan Permukiman
- Kejelasan Aturan dalam Raperda Perumahan dan Permukiman Kumuh Jadi Sorotan DPRD
- DPRD Dorong Raperda Wujudkan Kawasan Permukiman Berkelanjutan
- Ribuan Relawan Penggiat MBG Blitar Raya Akan Melakukan Aksi Damai
- Dari Kebun hingga Cangkir Dunia, PTPN I Perkuat Rantai Pasok Kopi Premium Indonesia
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- DPRD Apresiasi Fasilitas Kontingen POPDA Banten 2026
- Dorong Inklusi Keuangan, Bank Jakarta dan Blibli Perkenalkan Konsep Online to Offline di PRJ 2026
- Mohammad Zainul Ichwan Resmi Pimpin DPC PKB Kota Blitar
DKI Sabet 2 Emas, Akhiri Puasa Medali Emas Selama 20 Tahun Di Binaraga

Keterangan Gambar : Final Cabor Binaraga Di For Point Hotel, Medan, Sumut
MEDAN. MEGAPOLITANPOS.COM. DKI Jakarta mengakhiri puasa medali emasnya di cabor binaraga, setelah hari ini (11/9) 2 atlet binaraga DKI berhasil menyabet emas lewat Slamet Junaidi di kelas 60 kg dan Sahri pada kelas 70 kg. Slamet berhasil mengungguli Syamsul Bahri dari Banten dan Agung Wibowo dari Sumatera Utara.
Sementara Sahri unggul atas Panca Tri Anggono dari Jawa Timur dan Dody Armanda Putra dari Sumatera Utara.
Terakhir DKI Jakarta mendapat medali emas dari cabor binaraga tahun 2024 pada penyelenggaraan PON 2004 Palembang, Sumatera Selatan.
Baca Lainnya :
- JKB Audiensi dengan PSI di DPRD DKI, Bahas Pencegahan Radikalisme dan Kolaborasi Sosial
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Kunjungi Dua Kantah di Sumut, Wamen Ossy _Monitoring_ Kesiapan WBBM hingga Serahkan Sertipikat kepada Masyarakat
Pada penyenggaraan PON kali ini, DKI Jakarta menurunkan empat atlet. Selain Slamet dan Sahri, DKI Jakarta menerjunkan Rudi Rahmat Romadan di kelas 75 kg dan Didie Hermawan di kelas 80 kg, namun keduanya gagal menyumbang medali.










.jpg)






