- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
- Tangerang 10K Dongkrak Okupansi Hotel, 1.362 Kamar Terisi Dua Hari.
- Tim Bola Voli Merpati Blitar Raih Juara 2
DKI Sabet 2 Emas, Akhiri Puasa Medali Emas Selama 20 Tahun Di Binaraga

Keterangan Gambar : Final Cabor Binaraga Di For Point Hotel, Medan, Sumut
MEDAN. MEGAPOLITANPOS.COM. DKI Jakarta mengakhiri puasa medali emasnya di cabor binaraga, setelah hari ini (11/9) 2 atlet binaraga DKI berhasil menyabet emas lewat Slamet Junaidi di kelas 60 kg dan Sahri pada kelas 70 kg. Slamet berhasil mengungguli Syamsul Bahri dari Banten dan Agung Wibowo dari Sumatera Utara.
Sementara Sahri unggul atas Panca Tri Anggono dari Jawa Timur dan Dody Armanda Putra dari Sumatera Utara.
Terakhir DKI Jakarta mendapat medali emas dari cabor binaraga tahun 2024 pada penyelenggaraan PON 2004 Palembang, Sumatera Selatan.
Baca Lainnya :
- Demi Keselamatan Siswa, DKI Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Mulai Besok
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan
- Kementerian UMKM Dorong PRSU 2026 Jadi Pengungkit Pasar dan Kontrak Dagang UMKM
Pada penyenggaraan PON kali ini, DKI Jakarta menurunkan empat atlet. Selain Slamet dan Sahri, DKI Jakarta menerjunkan Rudi Rahmat Romadan di kelas 75 kg dan Didie Hermawan di kelas 80 kg, namun keduanya gagal menyumbang medali.







.jpg)








