- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
Ditresnarkoba Polda Metro Ungkap Rumah Industri Narkotika Jenis Tablet PCC di Bogor

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya mengungkap kasus home industry (rumah industri) narkotika jenis tablet mengandung Paracetamol, Caffeine, dan Carisoprodol (PCC). Dalam pengungkapan tersebut, total barang bukti yang disita penyidik sebanyak 2.500.000 tablet, terdiri dari narkotika jenis PCC berjumlah 1.215.000 tablet, hxymer warna kuning 1.024.000 tablet dan tablet warna putih sebanyak 210.000 tablet. Serta mengamankan satu orang pelaku.
"Kasus ini diungkap dari sebuah rumah industri yang membuat narkotika jenis tablet PCC dan memproduksi obat tanpa izin edar dari BPOM RI yang terletak di Kampung Legok Rati Desa Tajur RT 002/003 Kelurahan Tajur, Citeureup, Bogor," terang Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Hengki Hengki saat memimpin konferensi pers dan didampingi oleh Kabid Humas PMJ, Wadirresnarkoba, Kasubdit 3 Ditresnarkoba, pejabat Bea Cukai, dan pejabat BPOM, di halaman Ditresnarkoba Polda Metro, Selasa (21/5/2024).
"Kami juga mengamankan seorang lelaki berinisial MH (43) perannya sebagai sopir dan ada satu lagi masuk daftar pencarian orang (DPO) inisial S yang memerintahkan MH mengantar narkotika," lanjut Hengki.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
Dijelaskan Hengki, MH ditangkap di parkiran ruko depan di daerah Jalan Raya Bekasi 39 Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur. Tersangka MH yang bertugas sebagai sopir melakukan semua pengiriman kepada calon riseller setelah diperintahkan oleh seorang tersangka berinisial S yang kini menjadi DPO.
Terhadap tersangka MH dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan Pasal 435 juncto Pasal 138 ayat (2) UU No.17 tahun 2023 tentang Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau penjara 20 tahun.** (Anton)




.jpg)



.jpg)








