- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
Diskominfosandi Barut Kawal Pembangunan Tower Signal dan Internet Desa di Lahei

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara memastikan usulan pembangunan tower signal di Desa Muara Bakah, Kecamatan Lahei, telah masuk dalam perencanaan dan akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Kepastian tersebut disampaikan sebagai respons atas aspirasi masyarakat terkait peningkatan akses jaringan telekomunikasi dan internet di wilayah pedesaan.
Kepala Diskominfosandi Barito Utara, H. Mochammad Ikhsan, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Lahei Tahun 2027 yang digelar di Aula Kecamatan Lahei, Selasa (4/2/2026).
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur telekomunikasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Daerah guna mendukung kelancaran komunikasi, pelayanan publik, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Ikhsan menjelaskan, selain Desa Muara Bakah, usulan pembangunan tower signal dari desa-desa lain di Kecamatan Lahei akan ditampung untuk perencanaan pembangunan tahun 2027.
Menurutnya, pengembangan jaringan telekomunikasi desa, termasuk program Layanan Internet Desa yang saat ini telah berjalan di 68 kantor desa di Barito Utara, dilaksanakan melalui skema kemitraan antara pemerintah dan pihak swasta atau Private–Public Partnership.
Melalui skema tersebut, Pemerintah Daerah dan Mitra Swasta berbagi peran dan tanggung jawab dalam penyediaan Infrastruktur, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Ia juga mengimbau Pemerintah desa agar turut mendukung proses pembangunan dengan menyiapkan lahan yang dibutuhkan untuk pendirian tower BTS.
Musrenbang RKPD Kecamatan Lahei sendiri menjadi forum strategis dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menyusun prioritas pembangunan secara partisipatif.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST, MT, dengan mengangkat tema “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah”
Forum tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya yang berperan dalam perencanaan pembangunan di Kecamatan Lahei.
(A)


.jpg)

.jpg)









