- Tarhib RamadhanTPA Arrahman Kalibata, Pawai Bareng Orangtua Santri
- Telkomsat Tegaskan Peran Strategis di Kepengurusan Baru ASSI 2026–2029
- Punya Riwayat GERD atau Maag? Ini Checklist Sebelum Minum Apa Pun
- Musrenbang Teweh Baru Digelar, Hj Nety Herawati Tekankan Pembangunan Tepat Sasaran
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Musrenbang Teweh Baru, DPRD Siap Kawal Prioritas Pembangunan 2027
- Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Sinkronisasi Program dalam Musrenbang Gunung Timang
- Ramadhan 1447 H, Zakat Fitrah Majalengka Rp. 40 Ribu
- H Tajeri Soroti Maraknya Narkoba di Kalteng, Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama
- Penyalahgunaan Narkoba di Kalteng Meningkat, DPRD Barut Soroti Sulitnya Tangkap Bandar
Diskominfosandi Barut Kawal Pembangunan Tower Signal dan Internet Desa di Lahei

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kabupaten Barito Utara memastikan usulan pembangunan tower signal di Desa Muara Bakah, Kecamatan Lahei, telah masuk dalam perencanaan dan akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Kepastian tersebut disampaikan sebagai respons atas aspirasi masyarakat terkait peningkatan akses jaringan telekomunikasi dan internet di wilayah pedesaan.
Kepala Diskominfosandi Barito Utara, H. Mochammad Ikhsan, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Lahei Tahun 2027 yang digelar di Aula Kecamatan Lahei, Selasa (4/2/2026).
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur telekomunikasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Daerah guna mendukung kelancaran komunikasi, pelayanan publik, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Ikhsan menjelaskan, selain Desa Muara Bakah, usulan pembangunan tower signal dari desa-desa lain di Kecamatan Lahei akan ditampung untuk perencanaan pembangunan tahun 2027.
Menurutnya, pengembangan jaringan telekomunikasi desa, termasuk program Layanan Internet Desa yang saat ini telah berjalan di 68 kantor desa di Barito Utara, dilaksanakan melalui skema kemitraan antara pemerintah dan pihak swasta atau Private–Public Partnership.
Melalui skema tersebut, Pemerintah Daerah dan Mitra Swasta berbagi peran dan tanggung jawab dalam penyediaan Infrastruktur, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Ia juga mengimbau Pemerintah desa agar turut mendukung proses pembangunan dengan menyiapkan lahan yang dibutuhkan untuk pendirian tower BTS.
Musrenbang RKPD Kecamatan Lahei sendiri menjadi forum strategis dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus menyusun prioritas pembangunan secara partisipatif.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST, MT, dengan mengangkat tema “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah”
Forum tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya yang berperan dalam perencanaan pembangunan di Kecamatan Lahei.
(A)



.jpg)










