- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada

Keterangan Gambar : Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Panggung politik mulai memanas. Dari Majalengka, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, melontarkan sinyal tegas PPP tak sekadar bertahan partai berlambang Ka'bah itu siap bangkit, melesat, dan merebut kembali panggung kekuasaan.
Dalam pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) X DPC PPP Kabupaten Majalengka, Minggu (19/04/2026), Uu berbicara lugas di hadapan awak media. Baginya, waktu bagi PPP untuk "jalan di tempat" telah usai. Targetnya jelas: lonjakan suara, penambahan kursi, dan ekspansi kekuatan politik di berbagai daerah.
"Partai besar itu bukan soal usia, tapi soal hasil. Kalau suara kita naik dan kursi bertambah, di situlah ukuran keberhasilan," tegasnya, dengan nada penuh tekanan.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Di tengah dinamika politik nasional yang kian kompetitif, Uu menilai hanya partai yang solid yang mampu bertahan. Ia pun menekankan pentingnya disiplin organisasi dan konsolidasi kader sebagai fondasi utama kebangkitan PPP.
Tak berhenti di situ, Uu juga meniupkan "genderang perang" politik bagi kader di daerah. Ia secara terbuka mendorong para pimpinan DPC untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi tampil sebagai pemain utama dalam kontestasi Pilkada.
"Ketua DPC harus berani. Tidak cukup hanya mengelola partai, tapi harus siap maju sebagai calon kepala daerah," ujarnya.
Sorotan pun mengarah pada Muh Fajar Shidik, yang disebut-sebut sebagai figur kuat dan telah dideklarasikan untuk maju dalam Pilkada 2029 di Majalengka. Sinyal ini mempertegas strategi PPP dalam menyiapkan kader sejak dini untuk pertarungan politik ke depan.
Di balik strategi ekspansi itu, Uu juga meluruskan isu internal. Ia memastikan tidak ada "pembersihan" kader, melainkan penataan organisasi untuk menjaga ritme dan efektivitas gerak partai. Bahkan, mekanisme pemilihan Ketua DPC kini diperketat melalui sistem formatur dengan keputusan akhir di tangan DPP langkah yang disebutnya sebagai kunci meredam konflik.
Namun, pesan paling tajam yang disampaikan Uu adalah soal ideologi. Ia menegaskan kembali bahwa PPP adalah partai Islam identitas yang, menurutnya, justru menjadi kekuatan utama di tengah mayoritas masyarakat muslim.
"PPP ini partai Islam. Di daerah seperti Majalengka, tidak ada alasan kita tidak besar," katanya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi panggilan terbuka kepada umat dan tokoh masyarakat untuk kembali merapatkan barisan. Uu ingin PPP tak hanya hadir sebagai peserta pemilu, tetapi sebagai representasi politik umat yang nyata.
Dengan nada optimistis namun penuh tekanan politik, Uu menutup pesannya dengan ajakan yang tak sekadar simbolik melainkan seruan konsolidasi menuju pertarungan besar.
"Mohon doa dan dukungan. Saatnya PPP bangkit dan membuktikan diri sebagai kekuatan politik umat," pungkasnya. ** (Agit)















