- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
Dinkes Kota Kediri Dituding LSM Sembunyikan Anggaran Rehab Puskesmas Hingga Penanganan Pandemi

Keterangan Gambar : Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Jawa Timur, menerima puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Muda Bersatu (LSM Ratu). Selasa, (27/02/2024).
MEGAPOLITANPOS.COM KEDIRI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri, Jawa Timur, menerima puluhan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Muda Bersatu (LSM Ratu). Selasa, (27/02/2024).
LSM Ratu dengan dipimpin Saiful Iskak, menggelar aksi demo dan menuduh kurang transparansinya pengelolaan keuangan anggaran tahun 2020 hingga 2022 oleh Dinas Kesehatan (Dinkes), Kota Kediri.
"Kami kesulitan untuk mencari dan meminta keterbukaan informasi pengelolaan keuangan anggaran dari Dinkes. Harusnya Dinkes transparan dan terbuka karena anggarannya tidak sedikit, bahkan yang saya tahu hingga ratusan miliar,”ungkap Saiful.
Baca Lainnya :
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
Saiful menuding Dinkes menyembunyikan anggaran dan dianggap telah melakukan perbuatan melawan hukum tentang anggaran untuk rehab puskesmas. Belum lagi anggaran saat waktu penanganan pandemi.
“Kalau dugaan banyak dan itu potensi karena tidak transparan, jadi potensi terjadi ada hal-hal yang melawan hukum karena potensinya itu sangat besar. Jumlah anggarannya juga luar biasa,” paparnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Kediri yang diwakili Baidowi sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan menyebutkan jika dilakukan audiensi dengan maksud pihak LSM Ratu meminta data dan akan disampaikan melalui Kadinkes.
“Permintaan dari LSM Ratu tadi minta data, nanti kami sampaikan ke bapak Kadinkes. Tapi ada informasi, kalau semua data itu ada mekanismenya yaitu melalui PPID Kota Kediri”pungkas Baidowi. ** (Hamzah)









.jpg)





