Breaking News
- KAI dan INKA Pastikan Perawatan 7 Trainset KRL iE305 Tepat Target, Safety Jadi Prioritas
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Patroli Malam Bersama Komduk Perkuat Kamtibmas di Wilayah Kodim 0506/Tgr.
- Mintarsih Ungkap Hutang Blue Bird Taxi Lebih Dari Hartanya dan Aset Minus
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Komisi II DPRD Kota Blitar Panggil Suplayer dan Toko Mitra KKMP Atas Temuan Beras Apeg di Masyarakat.
- Kodim 0510/Tigaraksa Gelar Pembinaan Mental untuk Perkuat Ketahanan Personel.
- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
Dinkes Kabupaten Murung Raya Targetkan 22 Ribu Anak Imunisasi Campak-Rubella

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Murung Raya (Mura) Provinsi Kalimantan Tengah (kalteng) menargetkan sebanyak 22 ribu anak yang tersebar di wilayah Kabupaten Murung Raya mendapatkan imunisasi tambahan campak dan rubella. Hal tersebut dikatakan oleh Kadiskes Kab.Mura dr. Suria Siri, menurutnya diharapkan target maksimal bisa terealisasi. "Agar pencegahan penularan penyakit campak dan rubella maksimal. Dengan begitu, anak-anak akan memiliki kekebalan dari penularan penyakit campak dan rubella,” katanya saat mendampingi Wabup Mura Rejikinoor membuka pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) bertempat di SDN Beriwit 4 Puruk Cahu, Rabu (25/5/2022). dr. Suria Siri juga menyampaikan manfaat imunisasi yang diberikan secara lengkap dan sesuai usia memberikan perlindungan individu yang optimal dari penyakit campak, rubella, difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B dan Polio. Apabila cakupan imunisasi lengkap mencapai 95% di suatu daerah dan merata hingga tingkat desa/kelurahan maka akan timbul perlindungan kelompok (herd immunity) yang bermanfaat untuk melindungi anak-anak dan mengurangi penularan penyakit pada kelompok usia dewasa. "Tujuan bulan imunisasi anak Nasional adalah menghentikan transmisi virus campak dan rubella setempat (indigenous) di semua Kabupaten/Kota di wilayah Indonesia pada tahun 2023 dan mendapat sertifikasi eliminasi campak dan rubella/CRS pada tahun 2026 dari SEARO serta mengendalikan penyakit difteri dan pertusis dan target sasaran pelaksanaan BIAN di Kab.Mura yakni sasaran imunisasi tambahan campak dan rubella adalah anak usia 9 bulan sampai dengan 12 tahun yang berjumlah kurang lebih 22.000 anak, " terang dr. Suria Siri. Untuk pelaksanaan hari ini di SDN Beriwit 4 akan dilakukan imunisasi kepada 343 anak sekolah dasar dimulai kelas 1 hingga kelas 6 dan sasaran imunisasi kejar adalah anak usia 12 bulan sampai dengan 59 bulan, lanjutnya lagi dan pelaksanaan BIAN ini dilaksanakan di sekolah dasar, PAUD, TK sebanyak 522 sekolah, puskesmas sebanyak 15 serta Pustu dan posyandu wilayah Murung Raya, tukasnya (Aseng)


.jpg)













