- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi
- Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat.
- Kementerian UMKM Dorong Flobamorata Creative Expo Jadi Pintu Perluasan Pasar UMKM NTT
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
Diduga Sarat Kecurangan Proyek Bangunan di Panti Rehabilitasi Sosial Jadi Sorotan LSM Barata

Keterangan Gambar : Proyek bangunan di Dinas Sosial Kab.Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang- Pembangunan dinas panti sosial Jayanti yang tengah digarap PT. Rogate Ephipanias Jaya dan menelan anggaran sebesar 574 juta rupiah diduga tidak sesuai spesifikasi yang sudah ditentukan.
Selain galian yang diduga kurang memenuhi standar kedalaman, material yang digunakan untuk struktur pondasi diduga tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan.
Hal tersebut diungkapkan Hilman Saleh Harahap Koordinator LSM Barata menanggapi proyek pengerjaan yang diduga kurang sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditetapkan.
Baca Lainnya :
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Patroli Malam, Babinsa Bersatu Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman.
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
"Kita menduga ada semacam konspirasi jahat dalam proyek pembangunan tersebut, karena berdasarkan pantauan kami di lapangan dari segi galian pondasi dan besi tulangan yang digunakan disinyalir kurang memenuhi standar yang sudah ditetapkan," ujarnya sabtu (17/9/2022).
Selain pembangunan dinas panti sosial Jayanti, dirinya juga mempersoalkan rehabilitasi gedung panti sosial Jayanti yang tengah digarap CV. Karya Zidan Putra Mandiri yang juga diduga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
"Angka 683juta, untuk rehabilitasi atap baja ringan dan plafon kami rasa kurang relevan," ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku membutuhkan pendalaman yang lebih komprehensif untuk menyatakan ada dugaan kecurangan dalam pembangunan kedua proyek yang saat ini tengah berlangsung di panti rehabilitasi sosial di wilayah kecamatan Jayanti.
"Kita sudah melayangkan surat meminta penjelasan ke Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang untuk meminta salinan RAB dan spesifikasi secara mendetail untuk memastikannya, ya tinggal kita tunggu nanti balasan suratnya," ungkap Hilman Saleh.Jhn







.jpg)

.jpg)





