- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
- Hasil Pemilihan RW 02 Tirtajaya, Sugianto Menang dan Ajak Warga Tinggalkan Perbedaan
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA.
- Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah.
- Wilayah Aman, Adanya Babinsa Dan Konduk Patroli Malam.
- Indonesia Juara Beregu Putra Asian Games 2026, BNI: Bukti Kerja Keras dan Pembinaan
Diduga Asal-Asalan, Proyek Pemasangan Uditch Senilai Hampir 100 Juta di Keluhkan Warga Gelam Jaya

Keterangan Gambar : Uditch yang diduga dikerjakan terkesan asal asalan
MEGAPOLITANPOS.COM, KAB TANGERANG -- Proyek pemasangan Uditch di Perum Villa Regensi, RT 01 RW 10, Desa Gelam Jaya dikeluhkan warga. Pasalnya, proyek pemasangan Uditch tersebut dinilai asal-asalan dan acak-acakan.
Selaku warga, H. Mukhlisin, SH., yang juga Caleg 2024 dari partai PDI Perjuangan mengatakan, saya selaku masyarakat merasa kurang puas dengan hasil kinerja proyek pemasangan Uditch yang pengerjaanya asal jadi.
Baca Lainnya :
- Bazar Sembako Koperasi Merah Putih Kutajaya Diserbu Warga, Barang Dagangan Ludes Terjual
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
"Kami minta proyek pemasangan Uditch dikerjakan sesuai Speck karena anggaranya kan lumayan, jangan terkesan asal jadi yang nantinya berdampak saat musim hujan," tandasnya.
Salah satu warga lainya, Tedy Cung menuturkan, awalnya dirinya merasa senang dengan pengerjaan tersebut lantaran drainase yang ada dilingkunganya hendak diperbaiki dengan memasang Uditch.
"Sebenarnya niatnya bagus untuk memperbaiki lingkungan, tapi setelah melihat pengerjaanya, kami merasa kecewa karena dikerjakan asal-asalan dan acak-acakan," ungkapnya.
Menurutnya, proyek ini bukan menyelesaikan masalah malah bisa menimbulkan masalah baru ketika musim hujan tiba.
"Ini yang digali yang tinggi jadinya rendah sehingga dikhawatirkan aliran sungai tidak mengalir maksimal. Dengan yang di depan sama pengerjaanya saya lihat asal-asalan," kata Tedy saat dihubungi wartawan via WhatsApp. Senin (4/8/2023).
Ia berharap, Uditch dipasang sesuai jalur lurus, rumahnya yang maju-maju dibongkar agar Uditch bisa dipasang jadi tidak putus-putus pemasanganya tidak maksimal.
"Waktu ngukurnya kan lurus, bukan hanya saya warga lain juga mengeluhkan pengerjaan Uditch ini," tutupnya.
Untuk ketahui proyek tersebut di kerjakan oleh CV . Roselina Qaila Anshtara, menggunakan anggaran APBD Kabupaten Tengerang/TA. 2023 dengan nilai Rp99,877,000,00-dengan estimasi pengerjaan selama 30 hari kalender. (Tim)















