- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Kapolda Metro Cek Pos Pengamanan Cikunir dan Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman, Lancar
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Robotika untuk Negeri Menyapa Nias: PRSI Sumut Gelar Program Edukasi Teknologi di Gunungsitoli
- Lewat Robotika untuk Negeri, PRSI Sasar Sekolah hingga Pesantren
- PRSI Babel Gelar Fun Match Robot Soccer Saat Ngabuburit Komunitas
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
Dewan Soroti Kenirja Eksekutif Belum Ada Gebrakan Prestasi Menonjol Selama TA 2022

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto Terkait LKPJ Bupati Blitar.
MEGALPOLITANPOS.COM, Blitar - Atas laporan LKPJ Bupati Blitar tahun 2022 di Kantor DPRD Kabupaten Blitar pada Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi Fraksi, LKPJ Bupati Blitar Rini Syarifah banyak mendapat tanggapan pro dan kontra.
Salah satunya dikemukakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto Terkait LKPJ Bupati Blitar, Suwito Saren Satoto politisi dari PDIP ini mengatakan, bahwa dalam LKPJ yang disampaikan oleh Bupati Blitar belum ada gebrakan prestasi yang luar biasa, semua penghargaan yang diperoleh masih biasa biasa saja.

Baca Lainnya :
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
"Ya secara umum kami mencermati bahwa capaian-capaian nya dari target dan kemudian juga disampaikan penghargaan-penghargaan, cuma penghargaan kok tidak ada yang bergengsi,” ungkap, Suwito Saren Satoto (09/04/23).
Momentum yang sangat pas dalam Pandangan Umum (PU) Fraksi Fraksi untuk menyampaikan saran usulan dan pendapat oleh masing - masing juru bicara Fraksi dengan diawali oleh Fraksi Golkar-Demokrat, kemudian fraksi PDIP, PKB, Fraksi PAN, dan Fraksi GPN (Gerakan Pembangunan Nasional).
Selanjutnya Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto kepada media mengatakan, bahwa apa yang telah dikemukakab oleu lima fraksi sehingga masing-masing menyampaikan pandangan Umum atas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati tahun 2022.
"Kita ikuti bersama dan mengamati bagaimana sikap politik atau pandangan umum dari masing-masing Fraksi yang ada, dokumennya ada, dan semua itu harus menjadi pegangan dan catatan Bupati terhadapat capaian kinerja dalam satu tahun anggaran," ucap Suwito.
Perlu juga diketahui PU yang disajikan Fraksi fraksi sebagaimana berikut dari fraksi Demokrat – Golkar yang disampaikan juru bicaranya Sri Indah Setijaningsih, bahwa pemberian beasiswa pada mahasiswa berprestasi di Kabupaten Blitar sangat penting namun, Pemkab Blitar harus tepat sasaran, dan juga harus ada kontrol yang dilakukan oleh pemerintah terhadap penerima bantuan.

Fraksi PDIP disampaikan Budi Susila mengatakan, kegiatan sambang Desa harus dievaluasi karena Pemkab Blitar belum ada tindak lanjut yang dilakukan.
Dilanjutkan Fraksi PKB yang di bacakan Isnadi yang mengapresiasi kinerja Bupati Blitar dan jajaran yang telah menjalankan pemerintahan dengan baik.
Fraksi PAN disampaikan oleh Joko Santosa yang mengatakan, Agar Pemkab Blitar memperhatikan wilayah Blitar bagian Selatan agar tidak terjadi kesenjangan dengan bagian Utara.
Lalu terakhir Fraksi GPN yang di bacakan oleh Sunarto, dengan menyampaikan, Apresiasi terhadap kinerja Pemkab Blitar yang mengukir sejumlah prestasi.
"Namun Fraksi GPN tetap mengajak Pemkab Blitar berkerja keras dalam membangun Kabupaten Blitar, mengingat masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran." tutupnya. ** (adv/za/mp)
















