- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
- Wakil Ketua I DPRD H. Benny Siswanto Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Silaturahmi
- Jalin Silaturahmi Antara Legislatif dan Pemerintah, Politisi PKB Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT Ke-81 RI
Dewan Soroti Kenirja Eksekutif Belum Ada Gebrakan Prestasi Menonjol Selama TA 2022

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto Terkait LKPJ Bupati Blitar.
MEGALPOLITANPOS.COM, Blitar - Atas laporan LKPJ Bupati Blitar tahun 2022 di Kantor DPRD Kabupaten Blitar pada Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi Fraksi, LKPJ Bupati Blitar Rini Syarifah banyak mendapat tanggapan pro dan kontra.
Salah satunya dikemukakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto Terkait LKPJ Bupati Blitar, Suwito Saren Satoto politisi dari PDIP ini mengatakan, bahwa dalam LKPJ yang disampaikan oleh Bupati Blitar belum ada gebrakan prestasi yang luar biasa, semua penghargaan yang diperoleh masih biasa biasa saja.

Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
"Ya secara umum kami mencermati bahwa capaian-capaian nya dari target dan kemudian juga disampaikan penghargaan-penghargaan, cuma penghargaan kok tidak ada yang bergengsi,” ungkap, Suwito Saren Satoto (09/04/23).
Momentum yang sangat pas dalam Pandangan Umum (PU) Fraksi Fraksi untuk menyampaikan saran usulan dan pendapat oleh masing - masing juru bicara Fraksi dengan diawali oleh Fraksi Golkar-Demokrat, kemudian fraksi PDIP, PKB, Fraksi PAN, dan Fraksi GPN (Gerakan Pembangunan Nasional).
Selanjutnya Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto kepada media mengatakan, bahwa apa yang telah dikemukakab oleu lima fraksi sehingga masing-masing menyampaikan pandangan Umum atas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati tahun 2022.
"Kita ikuti bersama dan mengamati bagaimana sikap politik atau pandangan umum dari masing-masing Fraksi yang ada, dokumennya ada, dan semua itu harus menjadi pegangan dan catatan Bupati terhadapat capaian kinerja dalam satu tahun anggaran," ucap Suwito.
Perlu juga diketahui PU yang disajikan Fraksi fraksi sebagaimana berikut dari fraksi Demokrat – Golkar yang disampaikan juru bicaranya Sri Indah Setijaningsih, bahwa pemberian beasiswa pada mahasiswa berprestasi di Kabupaten Blitar sangat penting namun, Pemkab Blitar harus tepat sasaran, dan juga harus ada kontrol yang dilakukan oleh pemerintah terhadap penerima bantuan.

Fraksi PDIP disampaikan Budi Susila mengatakan, kegiatan sambang Desa harus dievaluasi karena Pemkab Blitar belum ada tindak lanjut yang dilakukan.
Dilanjutkan Fraksi PKB yang di bacakan Isnadi yang mengapresiasi kinerja Bupati Blitar dan jajaran yang telah menjalankan pemerintahan dengan baik.
Fraksi PAN disampaikan oleh Joko Santosa yang mengatakan, Agar Pemkab Blitar memperhatikan wilayah Blitar bagian Selatan agar tidak terjadi kesenjangan dengan bagian Utara.
Lalu terakhir Fraksi GPN yang di bacakan oleh Sunarto, dengan menyampaikan, Apresiasi terhadap kinerja Pemkab Blitar yang mengukir sejumlah prestasi.
"Namun Fraksi GPN tetap mengajak Pemkab Blitar berkerja keras dalam membangun Kabupaten Blitar, mengingat masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran." tutupnya. ** (adv/za/mp)

















