- Sumber Amber Kandangan Destinasi Wisata Air yang Diyakini Bagus untuk Kesehatan Tubuh.
- Kemenkop Masuk 10 Besar Badan Publik Informatif Dalam Anugerah KIP 2025
- Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
- Ketahanan Energi Jadi Prioritas, Hulu Migas dan EBT Harus Berjalan Seimbang
- Mahathir Mohamad Terima Sertifikat Apresiasi Asian Inspired Leader dari IWO
- BNI Gelar RUPSLB untuk Perkuat Tata Kelola dan Strategi Hadapi 2026
- DWP Kementerian UMKM dan ID FOOD Salurkan Bantuan Perlengkapan Bayi untuk Korban Bencana di Sumatera
- Menkop Resmikan Command Center Untuk Percepat Digitalisasi dan Pengawasan Kopdes Merah Putih
- RW 02 Tirtajaya Depok Gelar Pra Musrenbang 2026, Serap Aspirasi Warga hingga Tingkat DPRD
- BNI Dukung Film Timur Karya Iko Uwais, Dorong Ekonomi Kreatif Nasional
Desa Wates Disebut Sudah Dilabel Sebagai Desa Cerdas Pertanian Berbasis Tehnologi Digital Nasional

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Desa Wates di Kabupaten Blitar mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu desa yang dipercaya sebagai role model sebagai desa cerdas atau desa digital. Desa Wates dianggap Kemendagri dan Kemendes sebagai desa yang telah menerapkan sektor digitalisasi.
Kepala Desa Wates Moh. Hamid Almauludi S.Pd.I sangat mengapreasi atas kepercayaan yang telah diberikan oleh dua kementerian tersebut. Pasalnya, Hamid mengungkap, dua kementerian itu menilai Desa Wates sudah dianggap menjadi desa cerdas atau desa digital.
"Jadi Desa Wates itu berkesempatan menjadi salah satu hal yang sangat luar biasa, saat kami dipercaya jadi Nara sumber pada acara yang diselengarakan oleh Kemendagri dan Kemendes berkaitan tentang irisan dari dua kementerian itu.
Baca Lainnya :
- Sumber Amber Kandangan Destinasi Wisata Air yang Diyakini Bagus untuk Kesehatan Tubuh.
- Kemenkop Masuk 10 Besar Badan Publik Informatif Dalam Anugerah KIP 2025
- Komisi IV DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
- Ketahanan Energi Jadi Prioritas, Hulu Migas dan EBT Harus Berjalan Seimbang
- Mahathir Mohamad Terima Sertifikat Apresiasi Asian Inspired Leader dari IWO
Dan sasaran di Desa Wates itu menjadi salah satu desa cerdas atau desa digital yang mengangkat tentang petani yang cerdas," ungkap Moh. Hamid Almauludi saat dihubungi, Senin (28/10/2024).
Hamid sapaan akrab Kades Wates ini lebih jauh juga menuturkan, bahwa Desa Wates sendiri sebelumnya memang telah menerapkan digitalisasi dalam sektor pertanian. Hal itu dilakukan agar para petani yang berada di Desa Wates menjadi semakin cerdas dan mampu bersaing di era globalisasi saat ini.
"Sudah dilaksanakan di Desa Wates salah satunya tentang pembuatan mode pertanian berbasis digital atau smartphone yang di-branding menjadi smart farming atau petani yang cerdas," katanya.
Hamid berharap melalui kesempatan ini juga ingin Desa Wates menjadi semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Sebab, dia menyebut, Desa Wates juga memiliki beberapa produk unggulan yang dihasilkan oleh petani salah satunya adalah melon kualitas premium.
"Harapannya dengan kegiatan diresmikan Desa Wates bisa semakin dikenal dan menjadi salah satu promosi beberapa produk unggulan Desa Wates," imbuhnya.
Dia menambahkan, ada sekitar 8 hektar lahan di Desa Wates yang saat ini ditanami oleh tanaman holtikultura. Hamid menjelaskan, dari 8 hektar lahan tersebut mayoritas ditanami oleh buah melon kualitas premium.
"Beberapa produk unggulan Desa Wates salah satunya adalah produk melon premium karena di Wates itu ada sekitar 8 hektar yang ditanami tanaman holtikultura yang mayoritas ditanami buah melon premium. (za/mp)
















