- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Datangi KPK, LSAK Sebut Menteri UMKM Maman Sosok Pejabat yang Bertanggungjawab

Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman saat menyambangi KPK beberapa waktu lalu.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad A. Hariri, menilai bahwa Menteri UMKM Maman Abdurrahman adalah sosok pejabat yang bertanggung jawab.
Hal itu disampaikan Hariri saat menanggapi kedatangan Menteri UMKM Maman Abdurrahman ke KPK dalam rangka memberikan klarifikasi terkait isu seputar istrinya yang melakukan perjalanan ke luar negeri.
“Kedatangan Menteri UMKM Maman Abdurrahman ke KPK menunjukkan pertanggungjawaban pejabat terhadap tindakannya. Oleh karena itu, klarifikasi Menteri Maman penting untuk menelaah permasalahan ini lebih komprehensif dari sekedar gorengan isu yang beredar di media,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu 9 Juli 2025.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
- Transformasi Digital UMKM Dipercepat, Kementerian UMKM Integrasikan Layanan Lewat SAPA UMKM
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
Hariri menyampaikan, apa yang dilakukan Menteri UMKM tersebut layaknya menjadi contoh positif bagi para pejabat lainnya.
“Ya patut ditiru oleh pejabat negara lain, jadi tidak perlu menunggu untuk dipanggil, gerak cepat dan sigap dalam memberikan klarifikasi,” ujarnya.
Hariri mengatakan, kedatangan Menteri UMKM ke KPK merupakan bentuk ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum.
“Kehadiran Menteri UMKM ke KPK sebagai bentuk pertanggungjawaban moralitas pejabat publik, terkait integritas dan transparansi,” katanya.
Sebelumnya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut bahwa kedatangannya ke KPK selain untuk mengklarifikasi, juga sekaligus menjaga kehormatan istrinya, Tina Astari.
Sebagaimana diketahui, Tina Astari menjadi sorotan buntut beredarnya surat Kementerian UMKM yang diduga meminta dukungan dan pendampingan untuknya selaku istri dari Menteri UMKM ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) di sejumlah negara Eropa.
Untuk itu, pada Jumat 4 Juli 2025, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyambangi KPK untuk memberikan klarifikasi terkait isu tersebut.
Maman menegaskan bahwa perjalanan istrinya ke Eropa, sama sekali tidak difasilitasi negara. Perjalanan istrinya yakni untuk mendampingi anak mereka yang mengikuti perlombaan bersama 27 pelajar lainnya.
Soal surat Kementerian UMKM yang beredar di media sosial, Maman mengaku tidak mengetahuinya.[Reporter: Achmad Sholeh Alek].

.jpg)


.jpg)






1.jpg)




