Breaking News
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
DASHAT dan BAST Dua Gerakan Penanggulangan Stunting di Murung Raya

MEGAPOLITANPOS.COM, Murung Raya-DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) dan BAST (Bapak Asuh Anak Stunting) merupakan dua program yang digencarkan oleh Tim Terpadu Penanggulangan Stunting wilayah Kabupaten Murung Raya saat ini. Dua program ini merupakan gerakan gotong royong antara mitra pemerintah, pihak swasta dan masyarakat serta perorangan dalam rangka menurunkan angka stunting yang terbilang cukup tinggi saat ini di kabupaten yang berjuluk “Tana Malai Tolung Lingu” ini. Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor, S. Sos mengatakan, kedua gerakan tersebut sifatnya mengkampanyekan perubahan prilaku masyarakat, dengan memberikan pemahaman dan penyadaran kepada orangtua yang akan ataupun telah memiliki balita, agar lebih focus kepada pemenuhan gizi anak. “Setiap orangtua wajib memperhatikan asupan gizi bagi ibu hamil maupun balita, di DASHAT setiap 15 desa yang merupakan lokus stunting wajib aktif dan wajib dukung oleh pemerintah desanya baik dalam bentuk tenaga dan dana khususnya,” kata Rejikinoor saat di wawancarai awak media usai membuka kegiatan Audit Kasus Stunting di Aula Gedung B Kantor Bupati Mura, Rabu (29/6/2022). Salah satu contoh kemajuan positif dari gerakan DASHAT ini, seperti di wilayah Kecamatan Murung yaitu Desa Mangkahui dan Desa Panuut selama kurun waktu 8 (delapan) minggu terakhir kedua desa ini berhasil meloloskan sebanyak 16 (enam belas) orang anak dari ancaman stunting. “Kegiatan ini terbukti mampu mengubah pola pikir para orangtua dalam pola asuh dan pemberian nutrisi yang bergizi, seimbang dan beragam. Sehingga sangat perlu di dukung penuh oleh semua pihak terkait,” ungkap Wakil Bupati lagi. “Intervensi dari pemerintah melalui keputusan bupati terus kita kuatkan dan tingkatkan melalui dinas terkait, salah satunya menyiapkan dana untuk Rumah Gizi atau DASHAT,” tandasnya. (Aseng Mura)

.jpg)








.jpg)






