- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut
- Muscab X PPP Kota Blitar Tonggak Parameter Pemilu 2029 Gerak Maju dan Menang
- Banjir Kembali Merendam Kawasan Permukiman Warga di Kebon Pala, Jakarta
- Gedung D Ditjen Bina Pemdes Kemendagri di Jalan Pasar Minggu Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
- Anggota DPRD H. Parmana Setiawan Ikut Gowes Bersama Bupati, Perkuat Sinergi untuk Kota Bersih
- Kayuh Sepeda Keliling Kota, Bupati Pastikan Muara Teweh Tetap Bersih dan Nyaman
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- M.Trijanto : Tanpa Anggaran Koni Percasi Sukses Gelar Event Catur Semua Jenjang
- Jatmiko Adik Bupati Tulungagung Siap Proaktif Dukung Penyidikan KPK
Dandim 0506/Tgr Hadiri Launching Integrasi Data dan Sertifikasi Tanah di Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Konferensi Cabang Fatayat NU Kota Tangerang.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Komando Distrik Militer (Kodim) 0506/Tangerang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional pertanahan dan reformasi agraria.
Kolonel Inf Ary Sutrisno, selaku Dandim 0506/Tangerang, hadir dan memantau langsung jalannya acara penyerahan sertifikat hak pakai, sertifikat wakaf, serta peluncuran integrasi data pertanahan dan perpajakan di Kota Tangerang, Rabu (30/4/2025).
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Akhlakul Karimah Lantai 3, Kantor Pemerintah Kota Tangerang, ini juga dirangkai dengan pembukaan Konferensi Cabang Fatayat NU Kota Tangerang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah, dan dihadiri lebih dari 250 peserta dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Uu Ruzhanul Ulum Kobarkan Identitas PPP, Target Lonjakan Suara hingga Siapkan Kader Tempur di Pilkada
- Perhatian Presiden RI untuk Pendidikan Daerah, SDN Gandawesi II Direvitalisas
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- Bupati Majalengka Tertibkan Kabel Udara, Kolaborasi Pemda - Operator Demi Kota Lebih Aman dan Estetis
Menteri ATR/BPN RI, Nusron Wahid, secara resmi membuka acara dan menyerahkan sertifikat tanah kepada penerima. Dalam sambutannya, Nusron menekankan pentingnya integrasi data pertanahan dan perpajakan sebagai langkah strategis mendorong transparansi tata kelola lahan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Integrasi ini akan menguatkan fondasi legal dan administratif pertanahan. Dengan data yang sinkron, kita bisa mempercepat pelayanan, meminimalisasi konflik lahan, serta mendorong optimalisasi pajak daerah,” ujar Nusron Wahid.

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penyerahan simbolis sertifikat hak pakai dan wakaf yang dilakukan di hadapan para pejabat tinggi, termasuk Dandim 0506/Tangerang Kolonel Inf Ary Sutrisno, yang secara khusus memantau proses pengamanan kegiatan agar berjalan tertib dan lancar.
“Peran TNI dalam program pertanahan bukan hanya pengamanan, tetapi juga mendukung optimalisasi hasil program strategis nasional. Kami pastikan semua berjalan aman, terkendali, dan sesuai arahan,” ujar Kolonel Ary.
Hadir pula jajaran pejabat tinggi seperti Dirjen Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang Ir. Virgo Eresta Jaya, Walikota Tangerang Drs. H. Sachrudin, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, serta perwakilan dari Kejaksaan, Pengadilan, Kementerian Agama, dan MUI.
Gubernur Banten diwakili oleh sejumlah kepala dinas dan jajaran Kantor Pertanahan Provinsi Banten. Kolonel Kholid Firdaus turut hadir mewakili Korem 064/Maulana Yusuf, bersama Danramil dan staf Korem lainnya.

Diakhir kegiatan, peluncuran khusus sistem integrasi data pertanahan dan perpajakan resmi dilakukan, menandai langkah maju Kota Tangerang dalam tata kelola aset dan reformasi birokrasi berbasis digital.
Kolonel Ary Sutrisno menegaskan bahwa sinergi antarinstansi dalam kegiatan ini menunjukkan betapa strategisnya peran pertanahan dalam memperkuat stabilitas sosial dan pembangunan daerah.
“Ketika legalitas tanah dan wakaf diperkuat, masyarakat makin percaya kepada negara. Inilah esensi dari pertahanan non-militer yang juga menjadi tanggung jawab kami,” tutupnya. ** Sumber Kodim 0506/Tangerang

















