- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H Iing Misbahuddin,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Di bawah rimbun pepohonan, di hadapan papan bertuliskan "Pentingnya Keberadaan Hutan bagi Kehidupan", H Iing Misbahuddin menyampaikan pesan yang lebih dari sekadar imbauan. Bagi Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka itu, hutan adalah penanda arah. Apakah pembangunan masih berpihak pada masa depan, atau mulai menggerusnya perlahan.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut menegaskan, isu kelestarian hutan tidak bisa dipisahkan dari agenda besar United Nations melalui Sustainable Development Goals (SDGs). Menurutnya, konsep pembangunan berkelanjutan bukan jargon global, melainkan panduan konkret bagi daerah yang sedang bertumbuh cepat seperti Majalengka.
"Dalam membangun, kita jangan lupa konsep pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan lingkungan atau SDGs. Pembangunan harus tetap berjalan, namun kelestarian lingkungan yang kita pinjam dari anak cucu harus kita kembalikan dalam kondisi yang lebih baik," tegasnya.
Baca Lainnya :
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi infrastruktur dan lingkungan di DPRD Kabupaten Majalengka, Iing menyaksikan langsung bagaimana laju pembangunan kerap berhadapan dengan persoalan tata ruang, alih fungsi lahan, hingga menyusutnya ruang hijau.
Ia mengingatkan, kemajuan fisik tanpa kalkulasi ekologis adalah utang yang kelak ditagih alam dengan cara yang mahal: krisis air, udara tercemar, dan bencana ekologis.
Bagi Iing, keberhasilan pembangunan modern tak lagi cukup diukur dari panjang jalan, tinggi gedung, atau tebalnya beton yang dicor. Ukuran keberhasilan harus ikut menilai seberapa terjaganya hutan, sumber air, kualitas udara, dan keseimbangan ekosistem yang menopang kehidupan warga.
Ia mengajak pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat untuk menyatukan komitmen pada prinsip SDGs. Pembangunan dan kelestarian lingkungan, tegasnya, bukan dua kutub yang saling bertentangan.
"Pembangunan dan kelestarian lingkungan bukan dua hal yang bertentangan. Keduanya harus berjalan beriringan." Pesan dari ruang hijau itu menjadi refleksi penting bagi daerah yang tengah bergerak cepat.
Di tengah geliat investasi dan pembangunan, suara legislatif ini mengingatkan bahwa hutan bukan penghambat kemajuan melainkan fondasi keberlanjutan kehidupan.** (Agit)
















