- Tanggapan Maxim Indonesia Mengenai Program Turbo, Komisi Aplikasi, dan Biaya Layanan
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
- Pimpin HUT ke-81 TNI, Prabowo Ingatkan Prajurit Selalu Hadir untuk Rakyat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
Cegah Bersama DBD, Sachrudin Luncurkan Gerakan Baba Resik 10.10 di ASEAN Dengue Day

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, di GOR Cibodas, Jumat (4/07/2025).
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Dalam rangka memperingati Hari Demam Berdarah ASEAN (ASEAN Dengue Day), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan meluncurkan Gerakan Bersama Berantas Sarang Nyamuk Aedes dan Jentik (Baba Resik 10.10). Peluncuran ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, di GOR Cibodas, Jumat (4/07/2025).
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya Baba Resik 10.10 sebagai gerakan bersama untuk membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua, mulai dari diri sendiri, keluarga, sampai lingkungan sekitar,” ujar Sachrudin.
Baca Lainnya :
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
Ia juga menyampaikan bahwa peluncuran Baba Resik 10.10 bertepatan dengan ASEAN Dengue Day ini menjadi simbol semangat gotong royong masyarakat Tangerang untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Kesadaran bersama inilah yang menyatukan kita hari ini,” tambahnya.
Sachrudin juga menegaskan, Pemkot Tangerang terus menghadirkan berbagai inovasi di bidang kesehatan, termasuk pemerataan akses layanan kesehatan dari tingkat dasar sampai rujukan lanjutan.
“Dengan semangat perubahan dan kesadaran untuk hidup bersih mulai dari diri sendiri, kita optimis masyarakat Tangerang akan semakin sehat dan sejahtera,” katanya.
Meski begitu, menurut Sachrudin, masalah kesehatan yang berkaitan dengan lingkungan tetap menjadi PR bersama. Penyakit seperti DBD, diare, leptospirosis, penyakit kulit, hingga pneumonia sering muncul akibat lingkungan yang kurang bersih.
“Bukan cuma kader Posyandu yang harus jadi ‘Si Resik’. Sebenarnya, kita semua adalah ‘Si Resik’, penjaga kebersihan diri dan lingkungan,” imbaunya.
Di akhir sambutan, ia berpesan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan.
“Lingkungan yang bersih, insya Allah bikin kita sehat. Kalau badan sehat, kita bisa belajar lebih fokus, kerja lebih produktif, dan berkontribusi lebih baik untuk Kota Tangerang,” tutupnya.
Gerakan Baba Resik 10.10 ini juga langsung diikuti aksi bersih-bersih serentak di seluruh wilayah Kota Tangerang. Masyarakat diajak rutin memberantas sarang nyamuk Aedes dan jentiknya di 10 tempat berbeda, cukup 10 menit saja, setiap Jumat di minggu pertama dan ketiga setiap bulannya.
Adapun 10 tempat yang jadi sasaran adalah: tampungan air dispenser, tampungan air kulkas, tempat minum hewan peliharaan, tatakan pot bunga, vas tanaman air, tampungan air dari AC, pakaian yang digantung, ember atau bak mandi, barang bekas di halaman yang bisa menampung air, serta tempat sampah dan genangan air lainnya. ** (Jhn)








.jpg)







