Breaking News
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
- Pemkab Barito Utara Gelar Pasar Murah dan Bagikan Sembako Gratis, Upaya Tekan Inflasi Jelang Idul Fitri
Camat Tangerang : Melalui Forum UMKM Ciptakan Usaha Mandiri di Lingkungan Sendiri

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Camat Tangerang, Achmad Zuldin Syafii, mengajak masyarakat untuk mengekspresikan diri dan menghilangkan kejenuhan pada masa pandemi dengan membangun usaha mandiri di lingkungan sendiri. Achmad mengatakan bahwa di masa pandemi ini masyarakat cenderung beraktivitas di lingkungan sekitar yang dekat untuk menghilangkan kejenuhan. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk membuat lingkungan sekitarnya menjadi tempat yang nyaman dan bisa untuk mengekspresikan diri. [caption id="attachment_3069" align="alignnone" width="300"]
Produk UMKM Kec.Tangerang[/caption]
"Yang sempat kita lakukan rintisan itu untuk membangkitkan lagi semangat masyarakat khususnya kaitan dengan ketahanan pangan", ucap Achmad di ruang kantornya Kamis, (10/3/22).
Menurutnya rintisan yang dimaksud adalah berupa Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). KPRL dilakukan dengan memanfaatkan lahan terbatas dengan menggunakan media hidroponik, aeroponik, dan sebagainya. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan.
"Bukan untuk ekstensifikasi pertanian, tapi untuk memanfaatkan teknologi yang bebas polutan, kimia, insektisida, dan pestisida, tapi bisa memberikan nilai tambahan," jelasnya.
Selain KPRL, Kecamatan Tangerang juga memiliki Forum UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang terdiri dari beberapa produk rumah tangga yang sifatnya belum profesional. Ada 37 usaha dari 8 kelurahan yang sudah bergabung dalam forum tersebut.
"Produk yang sudah ada di forum UMKM ini makanan cemilan, sirup, belimbing wuluh, ada juga yang mengolah seperti jelly dari lidah buaya", ucapnya.
Manfaat bagi masyarakat yang mengikuti forum UMKM ini adalah berupa bantuan sarana dan kemudahan akses modal untuk usaha mikro bahkan Ultra Mikro (UMi).
Selain forum UMKM, Pemerintah Kota juga menyediakan BLK (Balai Latihan Kerja) yang akan memberikan pengenalan dan keterampilan dasar bagi pemula yang ingin memulai usaha.Adv

















