- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
Bupati H Eman Suherman Gerak Cepat Fasilitasi Warga Ampel Ligung Majalengka yang Terkena Abrasi

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman saat bersama warga Desa Ampel Kecamatan Ligung. Rabu, (01/10/2025)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka Jawa Barat secara langsung meninjau lokasi sering terjadinya abrasi dari Sungai Cimanuk di Desa Ampel, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Rabu, (01/10/2025).
Rumah diantaranya turut tergerus oleh sungai, kejadian ini dirasakan sejak puluhan tahun lamanya dan belum mendapatkan perhatian pem
Bupati Majalengka, H.Eman Suherman didampingi Wakil Ketua dan Anggota DPRD Majalengka, Kepala Dinas PUTR, Kepala BPBD, Kadinsos, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Camat Ligung serta perwakilan dari BBWS Gerak Cepat (Gercep) menanggapi dengan berdialog langsung bersama warga.
Baca Lainnya :
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- Sosok Politisi Ini Tegaskan Kawal Program MBG, Jika Tidak Bisa Jadi Ancaman Anggaran Negara
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
- Kwarcab Pramuka Majalengka 2025 -2030 Dikukuhkan, Komitmen Memperkuat Peran Pramuka Membina Generasi Muda
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka, Tegaskan Poin Penting ke Pemerintah Soal Nasib Supir Angkot
Mastori, warga setempat mengungkapkan bahwa abrasi yang terjadi ini dirasakan sejak tahun 1990-an. Diakuinya, awal - awal kejadian sepakat bersama berinisiatif menanam pohon dan memasang terpal untuk menahan longsoran, tetapi hasilnya tidak efektif dan bertahan lama.
Warga lainnya, Dayimah membenarkan bahwa rumahnya dari waktu itu ikut tergerus dari akibat abrasi itu. Ibu rumah tangga tersebut kini tak memiliki rumah, dia bersama keluarganya mengungsi dan menumpang hidup di rumah saudaranya.
Dirinya berharap kepada pemerintah ada perhatian dan dapat menanggapi hal ini secara serius.
Sementara itu, Bupati Majalengka H Eman Suherman menegaskan dengan segera menyampaikan surat dalam hal ini kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk - Cisanggarung agar di tahun 2026 nanti persoalan ini segera dapat ditangani.
"Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam awal penanganan saat ini, langsung menginstruksikan kepada BPBD, Dinsos dan Rumkimtan untuk segera merelokasi atau membuat rumah sementara bagi warga yang terdampak dari abrasi ini," tegasnya.
Bupati menambahkan, apabila masyarakat tetap bertahan di rumahnya maka kita akan fasilitasi dengan bantuan rehab rumah.
"Tetapi bila ada masyarakat yang mau direlokasi maka kita akan mencari lahan kosong terdekat yang masih berada di wilayah Kecamatan Ligung." tandasnya.
Masih dilokasi itu, Kades Ampel R.Opendi menyebutkan jumlah rumah yang terdampak abrasi yakni ada 60 rumah.
"Masing masingnya ada sebagian rumah yang sudah tidak bisa ditempati sehingga ikut sama keluarganya, tetapi ada yang bertahan karena tidak ada keluarga terdekat," sebutnya.
Diakhir, Kades Ampel mengucapkan rasa terima kasih dari kunjungan bupati ke Desa Ampel dan telah mendengar keluhan warga kami.
"Mudah mudahan dari apa yang disampaikan bupati akan menfasilitasi menjadi harapan bersama dan dapat segera diwujudkan, karena hal ini sudah sejak lama dirasakan warga," tutupnya.. ** (Agit)











.jpg)




