- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
Bupati H Eman Suherman Gerak Cepat Fasilitasi Warga Ampel Ligung Majalengka yang Terkena Abrasi

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman saat bersama warga Desa Ampel Kecamatan Ligung. Rabu, (01/10/2025)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka Jawa Barat secara langsung meninjau lokasi sering terjadinya abrasi dari Sungai Cimanuk di Desa Ampel, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Rabu, (01/10/2025).
Rumah diantaranya turut tergerus oleh sungai, kejadian ini dirasakan sejak puluhan tahun lamanya dan belum mendapatkan perhatian pem
Bupati Majalengka, H.Eman Suherman didampingi Wakil Ketua dan Anggota DPRD Majalengka, Kepala Dinas PUTR, Kepala BPBD, Kadinsos, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Camat Ligung serta perwakilan dari BBWS Gerak Cepat (Gercep) menanggapi dengan berdialog langsung bersama warga.
Baca Lainnya :
- Ateng Sutisna dan Viking Majalengka Gelar Festival Nobar Persib Meriah
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Bupati Majalengka, Eman Suherman: Raperda APBD 2025 Bukti Sinergi Pemkab dan DPRD
Mastori, warga setempat mengungkapkan bahwa abrasi yang terjadi ini dirasakan sejak tahun 1990-an. Diakuinya, awal - awal kejadian sepakat bersama berinisiatif menanam pohon dan memasang terpal untuk menahan longsoran, tetapi hasilnya tidak efektif dan bertahan lama.
Warga lainnya, Dayimah membenarkan bahwa rumahnya dari waktu itu ikut tergerus dari akibat abrasi itu. Ibu rumah tangga tersebut kini tak memiliki rumah, dia bersama keluarganya mengungsi dan menumpang hidup di rumah saudaranya.
Dirinya berharap kepada pemerintah ada perhatian dan dapat menanggapi hal ini secara serius.
Sementara itu, Bupati Majalengka H Eman Suherman menegaskan dengan segera menyampaikan surat dalam hal ini kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk - Cisanggarung agar di tahun 2026 nanti persoalan ini segera dapat ditangani.
"Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam awal penanganan saat ini, langsung menginstruksikan kepada BPBD, Dinsos dan Rumkimtan untuk segera merelokasi atau membuat rumah sementara bagi warga yang terdampak dari abrasi ini," tegasnya.
Bupati menambahkan, apabila masyarakat tetap bertahan di rumahnya maka kita akan fasilitasi dengan bantuan rehab rumah.
"Tetapi bila ada masyarakat yang mau direlokasi maka kita akan mencari lahan kosong terdekat yang masih berada di wilayah Kecamatan Ligung." tandasnya.
Masih dilokasi itu, Kades Ampel R.Opendi menyebutkan jumlah rumah yang terdampak abrasi yakni ada 60 rumah.
"Masing masingnya ada sebagian rumah yang sudah tidak bisa ditempati sehingga ikut sama keluarganya, tetapi ada yang bertahan karena tidak ada keluarga terdekat," sebutnya.
Diakhir, Kades Ampel mengucapkan rasa terima kasih dari kunjungan bupati ke Desa Ampel dan telah mendengar keluhan warga kami.
"Mudah mudahan dari apa yang disampaikan bupati akan menfasilitasi menjadi harapan bersama dan dapat segera diwujudkan, karena hal ini sudah sejak lama dirasakan warga," tutupnya.. ** (Agit)








.jpg)








