- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
Bupati Blitar Gelar Doa Bersama Untuk Suporter Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Gelar Doa Bersama Untuk Suporter Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Semalam Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah bersama Forkopimda dan paguyuban Suporter Blitar Raya menggelar doa bersama di pendopo Ronggo Hadi Negoro Senin (03/10/22). Acara kirim doa bersama juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Asisten, Staf Ahli dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Blitar, supporter Arema dan Persebaya tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta keluarga korban tragedi Kanjuruhan.
"Kegiatan Do’a Bersama dan Istighosah untuk korban tragedi Kanjuruhan kami sampaikan duka yang mendalam Innalillahiwainnailahirojiun, Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Blitar, saya menyampaikan turut bela sungkawa atas meninggalnya anak-anak kita, teman-teman kita pada tragedi Kanjuruhan. Semoga mereka husnul khotimah, diampuni segala khilaf dan dosanya, dan mendapat tempat yang layak disisi Allah SWT. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga sabar, ikhlas, istiqomah menerima," ungkap Rini Syarifah.

Baca Lainnya :
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
Musibah ini. Karena duka adalah duka bagi seluruh masyarakat Indonesia. Bagi yang masih dirawat di rumah sakit, semoga cepat sembuh, sehat dan segera kembali ke keluarga masing-masing. Semoga tragedi ini terakhir terjadi, kedepan seluruh pecinta sepak bola.

Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 125 termasuk 5 orang warga Kabupaten Blitar, merupakan pelajaran berharga untuk kita semua, adalah sangat penting menjunjung sportivitas. " Semua sama, bahwa sebagai pecinta olahraga sepak bola, tidak perlu saling adu otot. Justru saya berharap, teman-teman supporter saling mensupport satu sama lain, karena klub manapun,"tukas Rini Syarifah. (za/mp)















