- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Bupati Asahan Serahkan Fasilitas Bantuan Sosial Pembangunan Ekonomi Masyarakat Tahun Anggaran 2025

Keterangan Gambar : Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos., M. Si menyerahkan secara simbolis fasilitas Bantuan Sosial Pembangunan Ekonomi Masyarakat Tahun Anggaran 2025
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos., M. Si menyerahkan secara simbolis fasilitas Bantuan Sosial Pembangunan Ekonomi Masyarakat Tahun Anggaran 2025 kepada masyarakat penerima manfaat di dua lokasi, yakni Halaman Kantor Camat Pulau Rakyat dan Kantor Camat Air Batu. Kamis, (03/07/2025).
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Industri (Kopdagin), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Camat Pulau Rakyat, Camat Aek Kuasan, Camat Teluk Dalam, Camat Air Batu, unsur Forkopimcam Pulau Rakyat, unsur Forkopimcam Air Batu masyarakat penerima bantuan, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Asrul Wahid, SE., M. Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) Dinas Sosial Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2025.
Baca Lainnya :
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
“Tujuan dari bantuan sosial ini adalah untuk membantu meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, dan taraf hidup masyarakat melalui pengembangan usaha ekonomi produktif. Bantuan ini juga ditujukan untuk menurunkan angka kemiskinan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat”. jelas Asrul.
Adapun sasaran dari bantuan ini adalah masyarakat miskin dan rentan yang memiliki usaha ekonomi, baik yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS/DTSEN) maupun non-DTKS, serta usulan dari Kepala Desa atau Lurah setempat. "Total penerima manfaat mencapai 79 keluarga yang tersebar di 13 kecamatan, dengan rincian sebagai berikut, Pulau Rakyat 31 keluarga, Aek Kuasan 20 keluarga, Teluk Dalam 1 keluarga, Tinggi Raja 1 keluarga, Air Batu 2 keluarga, Air Joman 3 keluarga, Kisaran Barat 3 keluarga, Kota Kisaran Timur 2 keluarga, Kota Kisaran Barat 3 keluarga, Sei Kepayang Barat 1 keluarga, Pulau Bandring 5 keluarga dan Setia Janji 10 keluarga.
Dalam pidatonya, Bupati Asahan menegaskan bahwa kemiskinan merupakan persoalan sosial yang kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan terpadu melibatkan Pemerintah, swasta, dan masyarakat.
“Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan yaitu ‘Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”. Ujar Bupati.
Bupati Asahan juga mengingatkan bahwa bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat agar mampu mengembangkan usaha produktif secara mandiri. Ia mengimbau penerima manfaat agar menjaga dan memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan.
“Bantuan ini jangan dipindahtangankan apalagi dijual. Jaga dan rawatlah peralatan yang diberikan dengan baik agar umur pemakaian bisa panjang”. tegasnya.
Bupati juga memberikan pesan khusus kepada Dinas Sosial dan seluruh pihak terkait agar bekerja secara optimal dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini penting agar tujuan dari program ini benar-benar tercapai dan memberikan dampak yang nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga. (DS)

















