- KMP Batu Mandi Terbakar di Pelabuhan Merak, 460 Orang Berhasil Dievakuasi Tim SAR Gabungan
- Gugatan Hamzah Tak Dapat Diterima, PDIP Majalengka Tegaskan Posisi Sandi
- BBNI dan Rombongan Himbara Topang Kenaikan Saham Setelah Ambrol
- Panen Jagung Hibrida di Mampuak I, Bupati Shalahuddin Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Di Ujung Indonesia, Pulau Kecil Terluar Dijaga dengan Kepastian Hukum Hak atas Tanah.
- Pangkogabwilhan II Hadiri Latgabma Keris Woomera 2026, Perkuat Kerjasama Pertahanan TNI-ADF.
- Polres Majalengka Ungkap 18 Kasus Kriminal, 32 Tersangka Diamankan
- Kejar Target Akhir Tahun, Bupati Shalahuddin Evaluasi Proyek PUPR Barito Utara
- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
Buat Pondasi Lebih Kuat, Mentan Amran Sulaiman Optimis Indonesia Bisa Swasembada

Keterangan Gambar : Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku optimis Indonesia dapat kembali berjaya dengan mewujudkan swasembada.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku optimis Indonesia dapat kembali berjaya dengan mewujudkan swasembada. Yang penting, bagi Amran, Indonesia harus bergerak cepat dengan meletakan pondasi yang kuat seperti menyiapkan benih unggul, pupuk dan mendukung akselerasi penggunaan teknologi mekanisasi.
"Kita bisa swasembada 2 sampai 3 tahun lagi. Maksimal 2 tahun. Yang penting kita letakan dulu pondasinya di satu tahun ini. Mudah-mudahan menteri yang melanjutkan nanti bisa memaksimalkannya. Dan sebenarnya saat ini kita sudah menuju ke sana (swasembada)," ujar Mentan Amran. Jum'at, (27/10/2023).
Berikutnya, kata Mentan, pemerintah saat ini sedang menyiapkan ruang khusus agar petani mendapat keuntungan dari hasil produksinya selama bertani. Salah satunya dengan memberi bantuan benih dan menyiapkan pupuk di seluruh daerah sehingga harga panen mereka masuk kategori rasional atau masuk akal.
Baca Lainnya :
- Gugatan Hamzah Tak Dapat Diterima, PDIP Majalengka Tegaskan Posisi Sandi
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
"Sekarang upaya kita adalah memenuhi permintaan pupuk. Caranya beri ruang petani untung. Yang penting rasional. Artinya harga petani menguntungkan bagi mereka sendiri," katanya.
Mentan menambahkan strategi berikutnya adalah menguatkan kordinasi dengan seluruh kepala dinas pertanian baik yang ada di kabupaten maupun yang ada di provinsi seluruh Indonesia. Dari mereka, Mentan ingin mendetailkan dimana saja lahan yang sudah siap tanam.
"Strategi berikutnya adalah kami akan kumpulan seluruh kepala dinas seluruh Indonesia. Kami ingin tau detail dimana saja lahan yang akan kita tanam agar bisa kita bantu bibit. Bibit yang tersedia sekarang jumlahnya untuk 50 ribu hektare," katanya.
Menurut Mentan, kejayaan indonesia selama ini harus terus berlanjut di masa yang akan datang. Apalagi saat ini hampir semua daerah sudah mengalami hujan yang berarti tanda-tanda musim buruk el nino telah berakhir.
"Sekarang sudah hujan dan mari kita maksimalkan untuk menggenjot produksi," jelasnya. ** (Anton)



.jpg)






.jpg)




