- Salurkan 200 Becak Listrik Banpres Presiden ini Pesan Bupati Blitar Rijanto
- Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
- Sorot Anggaran Lift Rp 1,8 Miliar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, CBA Minta Kejati DKI Selidiki
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
- Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
Buat Pondasi Lebih Kuat, Mentan Amran Sulaiman Optimis Indonesia Bisa Swasembada

Keterangan Gambar : Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku optimis Indonesia dapat kembali berjaya dengan mewujudkan swasembada.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku optimis Indonesia dapat kembali berjaya dengan mewujudkan swasembada. Yang penting, bagi Amran, Indonesia harus bergerak cepat dengan meletakan pondasi yang kuat seperti menyiapkan benih unggul, pupuk dan mendukung akselerasi penggunaan teknologi mekanisasi.
"Kita bisa swasembada 2 sampai 3 tahun lagi. Maksimal 2 tahun. Yang penting kita letakan dulu pondasinya di satu tahun ini. Mudah-mudahan menteri yang melanjutkan nanti bisa memaksimalkannya. Dan sebenarnya saat ini kita sudah menuju ke sana (swasembada)," ujar Mentan Amran. Jum'at, (27/10/2023).
Berikutnya, kata Mentan, pemerintah saat ini sedang menyiapkan ruang khusus agar petani mendapat keuntungan dari hasil produksinya selama bertani. Salah satunya dengan memberi bantuan benih dan menyiapkan pupuk di seluruh daerah sehingga harga panen mereka masuk kategori rasional atau masuk akal.
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- 117 Kilometer Jalan Dikebut, Warga Majalengka Sambut Mudik Tanpa Waswas
"Sekarang upaya kita adalah memenuhi permintaan pupuk. Caranya beri ruang petani untung. Yang penting rasional. Artinya harga petani menguntungkan bagi mereka sendiri," katanya.
Mentan menambahkan strategi berikutnya adalah menguatkan kordinasi dengan seluruh kepala dinas pertanian baik yang ada di kabupaten maupun yang ada di provinsi seluruh Indonesia. Dari mereka, Mentan ingin mendetailkan dimana saja lahan yang sudah siap tanam.
"Strategi berikutnya adalah kami akan kumpulan seluruh kepala dinas seluruh Indonesia. Kami ingin tau detail dimana saja lahan yang akan kita tanam agar bisa kita bantu bibit. Bibit yang tersedia sekarang jumlahnya untuk 50 ribu hektare," katanya.
Menurut Mentan, kejayaan indonesia selama ini harus terus berlanjut di masa yang akan datang. Apalagi saat ini hampir semua daerah sudah mengalami hujan yang berarti tanda-tanda musim buruk el nino telah berakhir.
"Sekarang sudah hujan dan mari kita maksimalkan untuk menggenjot produksi," jelasnya. ** (Anton)














