Breaking News
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
Bripka Gusti Dirikan Komunitas Berbasis Sosial Sahabat Kehidupan

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang, - Bripka Gusti anggota Polres Metro Tangerang Kota mendirikan komunitas berbasis sosial yang diberikan nama Sahabat Kehidupan. Komunitas yang dibentuk setahun silam tersebut fokus pada warga masyarakat yang kurang mampu, sulit menjangkau fasilitas kesehatan dan luput dari perhatian pemerintah setempat. Kepada wartawan, Gusti mengaku komunitas yang didirikannya tersebut telah menyalurkan donasi yang terkumpul kepada puluhan warga yang membutuhkan uluran tangan. "Paling banyak kita salurkan kepada warga yang memang benar - benar membutuhkan bantuan," jelas Gusti kepada wartawan selasa (19/4/2022). Sebelum menyalurkan donasi yang didapat dari donatur, Ia mengaku sebelumnya melakukan observasi dan pengumpulan informasi terhadap warga yang menjadi sasarannya. "Minimal kita komunikasi melalui Vidio Call terhadap warga yang membutuhkan bantuan, setelah itu kita membuka peluang bagi donatur yang hendak menyumbang," Kata Gusti. Ia menuturkan, saat ini dirinya juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa komunitas sosial lainnya yang diantaranya, Pelita, Orangtua Asuh dan Komunitas Sayangi Yatim Piatu (SAYAP). "Terakhir bersama teman teman dari komunitas sosial lainnya kami menyalurkan bantuan kursi roda bagi Nurlatifah anak 9 tahun yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit infeksi Tulang di lutut," ungkap Gusti. Ia mengaku saat ini dirinya masih terus mengajak donatur yang kesulitan untuk menyalurkan bantuannya secara langsung kepada warga yang membutuhkan melalui komunitasnya. "Kita buka donasi, saya sudah mempersiapkan satu rekening yang khusus digunakan untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan, bantuan yang disalurkan nantinya secara berkala kami siarkan agar donatur dapat mengetahui donasi yang dipercayakan kepada kami telah disampaikan kepada warga yang membutuhkan," jelasnya.(*)

















