- BRI Life Raih Dua Penghargaan Silver di The Best Contact Center Indonesia 2026
- BNI Sahabat Sekolah Rakyat Hadirkan Edukasi dan Inspirasi bagi Siswa di Sulawesi Selatan
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
- Perkuat Nilai Kejuangan di Momentum HUT TNI ke-81 Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Apa Pesanya.
- Dari Celengan ke Buku Rekening, Siswa Sekolah Rakyat Belajar Menabung bersama BNI
- DPKPP Majalengka Tegur CV Adibrata Jaya Persada soal Proyek Sumberjaya
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
BP2MI Lepas Keberangkatan 161 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan dan 2 PMI Perawat ke Jerman

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas keberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) skema penempatan antar pemerintah atau Government to Government (G to G) ke Korea Selatan dan ke Jerman. Kali ini yang dilepas berjumlah 163 PMI, terdiri dari 161 PMI ke Korea Selatan dan 2 PMI ke Jerman.
Seremoni pelepasan ratusan pejuang devisa negara itu digelar di eL Hotel Kelapa Gading Jakarta Utara, Senin sore (6/5/2024).
Mewakili Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika BP2MI Seriulina Tarigan dalam sambutannya mengingatkan pekerja migran Indonesia untuk senantiasa menjaga diri dan nama baik bangsa Indonesia selama bekerja di negara penempatan.
Baca Lainnya :
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sri Rahayu Resmi Pimpin PDAM, Eman Soroti Pelayanan Air dan Kekompakan
"Selain jaga diri, jaga nama bangsa dan negara," kata Seriulina.
Dia juga menyampaikan, PMI untuk mentaati peraturan yang berlaku di negara penempatan dan memanfaatkan kesempatan bekerja tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Taati peraturan-peraturan, tentu peraturan di Korea berbeda dengan peraturan di Indonesia. Pepatah mengatakan di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," paparnya.
Lanjut katanya, pemerintah melalui BP2MI akan terus memberikan pelayanan dan pelindungan kepada para pekerja Indonesia yang berada di berbagai negara penempatan. Termasuk memberikan layanan lounge khusus untuk digunakan para PMI di beberapa bandara untuk kenyamanan mereka sebelum dan sesudah keberangkatan.
"Selamat berangkat, selamat sampai tujuan dan tetap jaga kesehatan," ucapnya.
Untuk diketahui, para pekerja migran Indonesia yang berangkat bekerja ke Korea Selatan dan Jerman, masing-masing membawa surat kredensial (credential letter) yang ditandatangani oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani.(*/Anton)


.jpg)













