- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
BP2MI Lepas Keberangkatan 161 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan dan 2 PMI Perawat ke Jerman

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas keberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) skema penempatan antar pemerintah atau Government to Government (G to G) ke Korea Selatan dan ke Jerman. Kali ini yang dilepas berjumlah 163 PMI, terdiri dari 161 PMI ke Korea Selatan dan 2 PMI ke Jerman.
Seremoni pelepasan ratusan pejuang devisa negara itu digelar di eL Hotel Kelapa Gading Jakarta Utara, Senin sore (6/5/2024).
Mewakili Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika BP2MI Seriulina Tarigan dalam sambutannya mengingatkan pekerja migran Indonesia untuk senantiasa menjaga diri dan nama baik bangsa Indonesia selama bekerja di negara penempatan.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- Ciracas Targetkan 49 Biopori Jumbo untuk Kurangi Sampah
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
"Selain jaga diri, jaga nama bangsa dan negara," kata Seriulina.
Dia juga menyampaikan, PMI untuk mentaati peraturan yang berlaku di negara penempatan dan memanfaatkan kesempatan bekerja tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Taati peraturan-peraturan, tentu peraturan di Korea berbeda dengan peraturan di Indonesia. Pepatah mengatakan di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," paparnya.
Lanjut katanya, pemerintah melalui BP2MI akan terus memberikan pelayanan dan pelindungan kepada para pekerja Indonesia yang berada di berbagai negara penempatan. Termasuk memberikan layanan lounge khusus untuk digunakan para PMI di beberapa bandara untuk kenyamanan mereka sebelum dan sesudah keberangkatan.
"Selamat berangkat, selamat sampai tujuan dan tetap jaga kesehatan," ucapnya.
Untuk diketahui, para pekerja migran Indonesia yang berangkat bekerja ke Korea Selatan dan Jerman, masing-masing membawa surat kredensial (credential letter) yang ditandatangani oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani.(*/Anton)




.jpg)



.jpg)








