- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
BP2MI Lepas Keberangkatan 161 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan dan 2 PMI Perawat ke Jerman

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas keberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) skema penempatan antar pemerintah atau Government to Government (G to G) ke Korea Selatan dan ke Jerman. Kali ini yang dilepas berjumlah 163 PMI, terdiri dari 161 PMI ke Korea Selatan dan 2 PMI ke Jerman.
Seremoni pelepasan ratusan pejuang devisa negara itu digelar di eL Hotel Kelapa Gading Jakarta Utara, Senin sore (6/5/2024).
Mewakili Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika BP2MI Seriulina Tarigan dalam sambutannya mengingatkan pekerja migran Indonesia untuk senantiasa menjaga diri dan nama baik bangsa Indonesia selama bekerja di negara penempatan.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
"Selain jaga diri, jaga nama bangsa dan negara," kata Seriulina.
Dia juga menyampaikan, PMI untuk mentaati peraturan yang berlaku di negara penempatan dan memanfaatkan kesempatan bekerja tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Taati peraturan-peraturan, tentu peraturan di Korea berbeda dengan peraturan di Indonesia. Pepatah mengatakan di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," paparnya.
Lanjut katanya, pemerintah melalui BP2MI akan terus memberikan pelayanan dan pelindungan kepada para pekerja Indonesia yang berada di berbagai negara penempatan. Termasuk memberikan layanan lounge khusus untuk digunakan para PMI di beberapa bandara untuk kenyamanan mereka sebelum dan sesudah keberangkatan.
"Selamat berangkat, selamat sampai tujuan dan tetap jaga kesehatan," ucapnya.
Untuk diketahui, para pekerja migran Indonesia yang berangkat bekerja ke Korea Selatan dan Jerman, masing-masing membawa surat kredensial (credential letter) yang ditandatangani oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani.(*/Anton)


.jpg)









1.jpg)




