- Bengkel Wijaya AC Mobil Tunjukkan Profesionalisme Tangani Berbagai Masalah AC Mobil
- Korban KSPSB Desak Negara Hadir, Proses PKPU Gagal dan Hukum Dinilai Mandek
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- DPRD Minta Perusahaan Tambang Beralih ke Jalan Khusus, Hentikan Hauling di KM 30
- Hauling Batu Bara Dinilai Rusak Jalan, DPRD Barito Utara Panggil Tiga Perusahaan Tambang
- Konfercab GP Ansor Barito Utara, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Bupati Barito Utara Buka Konfercab GP Ansor, Tekankan Penguatan Nilai Kemanusiaan
- Menkop Ferry Optimis Satu Data Indonesia Bakal Percepat Proses Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
Bisa Bayar Bulan Besok, Cara PGRI Permudah Guru dapatkan Beras Berkualitas dibawah Harga Pasaran

Keterangan Gambar : Ketua PGRI Jamaludin
MEGAPOLITANPOS. Kota Tangerang, - PGRI terus melakukan berbagai upaya dalam membantu mensejahterakan ribuan guru di kota Tangerang pasca pandemi yang menghantam perekonomian di Indonesia.
Salahsatu upaya PGRI Kota Tangerang untuk mengurangi dampak badai pandemi yang baru beberapa bulan usai adalah dengan cara memberikan kemudahan para guru dalam memperoleh bahan pokok pangan yakni beras.
Selain dipasarkan dengan harga dibawah pasaran, pembayaran juga dapat dilakukan satu bulan setelah dikonsumsi.
Baca Lainnya :
- Respon PUPR Jalan Rusak Kades Kedungbanteng Redakan Emosi Warga Akan Tanam Pohon Pisang
- Satlantas Menyapa Masyarakat, Edukasi Administrasi Kendaraan dan Pelatihan SIM Praktis
- Pemkab Majalengka dan OJK Dorong Relaksasi KUR, Perbankan Diharap Turut Berkontribusi
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
"Berbagai upaya yang hari ini kita lakukan diharapkan dapat memperingan para guru dalam memperoleh bahan pangan dibawah pasarab dan sistem pembayaran yang fleksibel," ungkap H. Jamalludin, ketua PGRI Kota Tangerang kepada wartawan.
Kendati harga beras yang didistribusikan dibawah pasaran namun begitu ia memastikan kualitas dari beras tersebut sama dengan harga yang dijual pasaran.
"Tidak kalah bagus dengan beras yang lebih mahal dipasaran, karna program ini kami pastikan untuk mempermudah para guru setelah pandemi yang berkepanjangan," ujar dia.
Ia menjelaskan, tidak ada persyaratan khusus untuk mendapatkan beras berkualitas yang dijual dibawah pasaran dan dapat dibayarkan dibulan selanjutnya
"Selama dia guru, bisa untuk mendapatkan fasiltas beras murah, caranya cukup mudah mereka (para guru) dapat menghubungi PGRI disetiap kecamatan insya Allah akan terakomodir," ungkap Jamal yang juga tercatat sebagai kepala dinas pendidikan kota Tangerang.
Namun begitu, Jamalludin menegaskan program beras murah yang dicanangkan PGRI kota Tangerang bukan menjadi suatu kewajiban bagi para guru.
"Tidak ada paksaan apalagi kewajiban, kita hanya berupaya untuk memberikan kemudahan dan pilihan kepada para guru agar bisa mendapatkan beras berkualitas dibawah harga pasaran," jelasnya.
Terpisah, Muhamad, kepala SMPN 2 Kota Tangerang yang juga ketua Korwil SMP mengaku cukup terbantu dengan program yang dicanangkan PGRI.
Ia menilai, pandemi bagi sebagian besar guru khususnya honorer berdampak besar dari segi penghasilan yang didapat.
"Kami mengapresiasi program ini, semoga dapat menjadi salahsatu pilihan para guru untuk mendapat beras berkualitas dibawah harga pasaran," jelasnya.(**)

















